Yuk Intip Destinasi Wisata Baru Kota Malang, Kampung Budaya Polowijen
Suasana Kampung Budaya Polowijen (Pipit Anggraeni)
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

MALANGTODAY.NET – Kota Malang baru saja menghadirkan destinasi wisata baru loh guys. Kampung yang diinisiasi oleh warga Kelurahan Polowijen itu diberi nama Kampung Budaya Polowijen.

Lantas, apa saja ya keseruan yang ada di sana? Jelas banyak banget yang bisa diniknati. Terutama kawasan cagar budaya yang masih terjaga dan cocok buat kalian pecinta kawasan heritage. Menariknya lagi, ada Kampung Gedek (kampung bambu) juga loh yang kece buat foto dan mengabadikan momen.

Penggagas Kampung Budaya, Isa Wahyudi mengatakan, alasan dinamakan Kampung Budaya Polowijen, karena di kampung tersebut terdapat empat situs bersejarah. Situs tersebut meliputi Situs Mpu Purwa, Sumur Windu Ken Dedes, Joko Lulo dan makam keluarga penggagas tari topeng Malangan, Mbah Reni dan Mbok Gundari.

“Perkembangan budaya di Polowijen ini tadinya cukup pesat, dan memang mengalami penyusutan. Dengan kampung ini, kami harap bisa meningkat,” katanya di Kampung Budaya Polowijen Kota Malang, Minggu (2/4).

Pria yang akrab disapa Ki Demang ini juga menyebutkan, banyak ragam kesenian di kawasan Polowijen. Di antaranya kerajinan topeng, wayang kulit, wayang ope atau wayang pelepah palem, hingga wayang jedong yaitu wayang pencak dor.

“Agar semakin menunjukkan identitas sebagai kampung budaya, ke depan setiap rumah akan kami beri hiasan topeng,” tambahnya.

Sementara itu, Walikota Malang, Moch Anton yang datang meresmikan pembukaan Kampung Budaya Polowijen berpesan, agar masyarakat terus meningkatkan inovasi dan kreatifitasnya. Karena proses kreatif tersebut, salah satunya akan menjadi pendorong meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

“Terlebih citra Kota Malang adalah destinasi wisata yang paling banyak diburu turis,” terang pria yang akrab disapa Abah itu.

Tak hanya itu, di kampung wisata terbaru itu juga terdapat beberapa titik, tepatnya di kampung gedek yang bisa dimanfaatkan untuk berlatih membatik dan membuat topeng Malangan. Wisatawan dapat menggali banyak ilmu baru.

Tidak jauh dari lokasi tersebut, wisatawan juga dapat menyusuri area persawahan menuju Sumur Windu Ken Dedes dan banyak situs bersejarah lainnya. Semua cukup dilakukan hanya berjalan kaki dari kampung gedek.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Berikan tanggapan Anda

loading...

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here