Situs Sejarah

MALANGTODAY.NET – Berkunjung ke Alun-alun Malang tak lengkap jika hanya berkutat di area dalam alun-alun saja. Jika mau berjalan menjauh sedikit saja, kamu sudah bertemu dengan tempat bersejarah loh. Apa saja tiga benda bersejarah yang ada di sekitar Alun-alun Malang? Yuk simak buat referensi weekend-mu:

1.  Titik nol kilometer Kota Malang

Titik Nol Kilometer Kota Malang Almira Sifak Fauziah Narariya
Titik Nol Kilometer Kota Malang @Almira Sifak Fauziah Narariya

Ya, kamu bisa menemukan titik nol kota Malang ini di dekat Alun-alun Malang. Patokan kilometer ini berada di sisi Jalan Merdeka Utara. Tepatnya di seberang tulisan Alun-alun Malang atau di bawah JPO (Jembatan Penyeberangan Orang) depan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kota Malang.

Telah dilakukan pengecatan ulang pada patokan ini. Dulu berwarna abu-abu dan hitam. Sedangkan sekarang sudah berwarna kombinasi biru, hijau, kuning, dan putih sehingga sudah bisa terlihat dengan mudah. Walau begitu, karena letaknya yang di pojokan, patokan masih agak sulit ketika memandang secara bebas.

Di patokan nol kilometer ini tertera jarak dari Malang-Surabaya adalah 89 km, dan Malang Purwosari 28 km.

2.  Monumen KNIP Sarinah

Sejarah Situs Sarinah Atau Monumen Knip Almira Sifak Fauziah Narariya
Sejarah Situs Sarinah Atau Monumen Knip @Almira Sifak Fauziah Narariya

KNIP adalah singkatan dari Komite Nasional Indonesia Pusat. Komite ini nantinya menjadi cikal bakal terbentuknya DPR RI. Sebelum tahun 2016, monumen ini nampak kokoh dengan lebar dan tinggi bangunan yang cukup besar. Serta ada burung garuda di atasnya.

Namun, sejak pembongkaran monumen, kini agak sulit menemukannya. Sebab, ukurannya dan bentuknya sudah diubah dalam bentuk kecil. Masyarakat saat ini hanya bisa menemukan dan membaca sejarahnya pada batu andesit kecil yang ada di pelataran Sarinah. Pada batu tersebut tertuliskan ‘Sejarah Situs Sarinah’.

Untuk menemukannya, monument ini berada pojok perempatan pertemuan Jl. Merdeka Utara dan Jl Basuki Rahmat. Tepat di samping batu sejarah tersebut terdapat tulisan Sarinah berwarna merah yang cukup terlihat jelas untuk memudahkan pencarian.

3.  Patung Chairil Anwar

Chairil Anwar Dari Dekat Almira Sifak Fauziah Narariya
Chairil Anwar @Almira Sifak Fauziah Narariya

Sejak tahun 1955, patung penyair terkenal ini berdiri di tengah kota Malang. Lokasi tepatnya yaitu di Jl. Basuki Rahmat atau di tengah pertigaan depan gereja Kayutangan (Hati Kudus Yesus).

Patung setengah badan Chairil Anwar ini berdiri di tengah taman yang menjadi pusat pertemuan arah dari Jl. Semeru, Balaikota Malang, dan Alun-alun Malang. Di bagian bawah badan, secara melingkar terdapat ukiran sajak ‘AKU’ karya Chairil Anwar.

Alasan patung ini ada di Malang yaitu karena semangat yang ia tularkan untuk para penyair dan sastrawan di Malang. Dikutip dari Merdeka, saat itu Chairil Anwar menginjakkan kaki di bumi Arema bersama pamannya, Sutan Syahrir. Kedatangan Sutan Syahrir yaitu untuk mengikuti Sidang Pleno Kelima KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat) pada tahun 1947.

Kontributor: Almira Sifak Fauziah Narariya

(zuk)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here