Jaga Ekosistem, CMC Tiga Warna Kabupaten Malang Ditutup Sementara
Pesona Pantai Tiga Warna (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Clungup Mangrove Conservation (CMC) Tiga Warna yang terletak di Desa Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang ditutup sementara guna pemulihan ekosistem serta pembangunan nilai sosial. Penutupan berlangsung selama beberapa hari, yakni pada tanggal 24 Desember 2018 hingga 3 Januari 2019.

Ketua Yayasan Bhakti Alam Sendang Biru Saptoyo mengatakan bahwa penutupan CMC Tiga Warna ini rutin dilakukan setiap tahunnya. Dalam kurun waktu satu tahun, CMC Tiga Warna menutup kunjungan bagi Wisatawan setiap akhir tahun dan Idul Fitri.

Baca Juga  Seri 4 Marinir Adventure Offroad, Hutan Malang Selatan Jadi Tantangan

Saptoyo menjelaskan bahwa intervensi manusia ketika peak season akan berbahaya terhadap ekologi yang ada. Tak hanya itu, CMC Tiga Warna juga ditutup untuk kunjungan Wisatawan setiap satu Minggu sekali, yakni pada hari Kamis.

“Supaya hal ini kita tidak terlalu bertaruh, kita tutup saja sekaligus biar rehabilitasi. Alam kita diberi kesempatan untuk istirahat, karena kan tidak hanya manusia saja yang butuh istirahat,” ujarnya saat dihubungi MalangTODAY.net.

Baca Juga  Berani, Mahasiswa FPPsi UM Berdayakan ODGJ di Singosari

Saptoyo mengatakan bahwa selama CMC Tiga Warna ditutup untuk kunjungan Wisatawan, pihak pengelola tidak libur. Melainkan melakukan kegiatan recovery di seluruh kawasan CMC Tiga Warna.

“Dari sisi ekologi, kita kan pernah menghadapi kerusakan parah dan kemudian ini masih dalam proses perbaikan dan masih jauh dari kata pulih,” tuturnya.

Baca Juga  Bupati Rendra Imbau Petani Selalu Update Harga Pangan

Ia juga menceritakan bahwa kawasan CMC Tiga Warna memiliki suatu mata rantai ekosistem, yang mana ketika terlalu terintervensi oleh manusia maka butuh waktu tertentu tanpa diganggu. Terdapat banyak biota yang ketika diganggu, maka mereka tidak akan bisa menjalankan fungsi untuk mengurai mata rantai ekosistem itu.

“Jadi ada nilai ekologi dan sosial walaupun kita sedikit mengorbankan nilai ekonomi,” pungkasnya.


Reporter: Rosita Shahnaz
Editor: Swara Mardika

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.