Ini Satu Lagi Wisata Religi Sekaligus Misteri di Malang Raya
Masjid Tiban@blog.ub.ac.id

MALANGTODAY.NET– Masyarakat Indonesia umumnya percaya dan meyakini pada hal-hal yang berbau ghaib. Berbagai cerita mistis mudah muncul dan tersebar tanpa diketahui kebenaranya. Tidak jarang cerita mistis disangkut pautkan dengan adanya bangunan maupun tempat yang ada di Indonesia.

Salah satu bangunan ini yang berada di RT 27/RW 06, Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Bangunan yang berornamen Timur Tengah ini berada di tengah pemukiman warga. Bangunan berlantai 10 dengan luas 6,5 hektar ini terlihat begitu megah dengan dengan bangunan Cina, Eropa danTimur Tengah. Masyarakat biasa menyebut dengan masjid Tiban.

Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Lulusan S1 Pilih Langsung Kerja daripada ke Pascasarjana

Dibangun pada 1978 oleh Romo Kiai Haji Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh Al-Mahbub Rahmat Alam namun sampai saat ini bangunan ini masih belum terselesaiakan. Awalnya bangunan ini adalah Pondok Pesantren Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah.

Konon cerita dari mulut ke-mulut masjid ini dibangun dengan bantuan jin dalam satu malam. Lazimnya sebuah masjid dibangun dengan bantuan warga sekitar, namun masjid ini jadi begitu saja tanpa bantuan warga sekitar.

Masjid ini dibangun tanpa ada gambar rancangan atau desani. Desain bangunan semata-mata dengan mengandalkan mata batin. Masjid ini dibangun dengan bantuan para santri dan jamaah disana. Itulah sebabnya warga sekitar mengira bahwa proses pembangunan dibantu dengan jin.

Meski kabar masjid ini dibangun para jin, nyata justru mampu menarik pengunjung untuk dari berbagai daerah, hingga negara Brunei dan Malaysia. Mereka berduyun-duyun ingin melihat langsung bangunan tersebut sambil menikmati wisata religi.

Baca Juga: Heboh, Ditemukan Jamur Raksasa dan Terbesar Didunia!

Selain itu bangunan yang begitu megah juga mampu menarik perhatian pengunjung. Bagaimana tidak disetiap lantai memiliki tema yang berbeda-beda.

Pada lantai 1 terdapat beberapa pajangan akuarium yang cukup besar dan tempat penjualan souvenir. Lantai 2-6 berbagai ukiran-ukiran kaligrafi dan ornamen-ornamen indah. Lantai 7-8 dipenuhi para pedagang pernak- pernik khas Masjid Tiban. Di ujung lantai 9-10 Anda akan dimanjakan dengan pemandangan desa dari ketinggian. Jadi bagaimana ? tertarik untuk mengunjungi  ?

Loading...