Pesona Alam Hutan Pinus di Kaki Gunung Semeru
Suasana Hutan Pinus Semeru di Dusun Arjosari Kec. Wajak @MalangTODAY/dhimas

MALANGTODAY.NET – Hutan Pinus Semeru bisa menjadi pilihan destinasi wisata bagi yang ingin menikmati suasana tenang dan alami. Letaknya berada di kawasan lereng Gunung Semeru, tepatnya di Dusun Arjosari, Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Tempat wisata yang sedang hits di Kabupaten Malang ini baru dibuka sekitar dua bulan lalu, tetapi apresiasi masyarakat sangat tinggi. Ratusan wisatawan datang berkunjung dari berbagai daerah.

“Luas area lahan hutan pinus ini hampir satu hektar. Kami masih mencoba untuk mengelola tempat ini agar lebih baik lagi,” ujar Wanto, salah satu pengelola wisata Hutan Pinus Semeru, Selasa (28/03).

Hutan Pinus Semeru juga cocok dijadikan sebagai spot bagi yang minat dunia fotografi. Pengunjung bisa berswafoto (selfie) dengan pemandangan pepohonan di antara sinar matahari yang menerobos.

Aksesoris payung yang tergantung di antara pepohonan pinus menjadi salah satu yang memikat pengunjung.

Biaya ke lokasi wisata pun masih cukup murah, karena pengunjung hanya dikenakan biaya Rp 5.000,- untuk parkir kendaraan. Selebihnya, masyarakat diberi kebebasan untuk menikmati kesegaran alamnya.

Sepanjang jalan menuju lokasi, juga bisa ditemukan sejumlah kios yang menjajakan aneka makanan dengan harga yang terjangkau. Para penjaga warung siap melayani wisatawan yang butuh makan dan minum.

Lokasinya Hutan Pinus Semeru sendiri berjarak sekitar 40 kilometer dari pusat Kota Malang. Rute menuju lokasi cukup mengikuti petunjuk arah menuju ke Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.

Sesampai di pertigaan lampu merah Krebet, berbelok ke kiri menuju arah Jalan Raya Bakalan, Sudimoro hingga pertigaan Jalan Raya Kedok, arah Masjid Tiban. Setelah melewati Masjid Tiban akan menemukan Desa Sumberputih. Cukup bertanya kepada warga masyarakat sekitar akan ditunjukkan arak ke lokasi Hutan Pinus Semeru.

Sebelum berangkat ke Hutan Pinus Semeru disarankan untuk mengecek kendaraan dan mempersiapkan diri. Karena memang akses jalan belum keseluruhan beraspal.

“Akses jalan akan dipermudah, tapi ada kemungkinan tidak diaspal atau beton. Karena banyak pengunjung yang mempunyai saran agar jalan tetap seperti ini, agar kesan adventurenya lebih ada, selain itu akses jalan hanya satu ini,” tambah Wanto.

Pantauan MalangTODAY di lokasi, melihat jumlah pengunjung yang banyak berdatangan. Namun sayang, masih banyak yang tidak sadar saat membuang sampah, sehingga banyak sampah berserakan di beberapa titik.

Pengelola sendiri mengaku masih mengupayakan ketersediaan tempat sampah, agar pengunjung tidak membuang sampah sembarangan.

“Karena masih baru, kami juga berupaya untuk menjaga kebersihan sebaik mungkin. Kami juga ada tim khusus untuk kebersihan. Di samping itu kami juga himbau pengunjung untuk tidak buang sampah sembarangan,” ungkap Wanto.

MalangTODAY juga belum menemukan papan petunjuk menuju ke lokasi. Tetapi secara umum suasana keindahan lereng Gunung Semeru membuat segalanya terbayarkan.(mas/zuk)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.