MALANGTODAY.Net – Kota Wisata Batu menyajikan sebuah wahana wisata baru yang layak untuk menjadi alternatif tempat belibur bagi keluarga. Tempat wisata nan sejuk itu diberi nama Batu Flower Garden (BFG), sebuah destinasi wisata syarat romantisme di ketinggian Pegunungan Panderman.

Lokasi BFG terletak di Bukit Bulu Batu Raden, tepatnya Desa Oro-oro Ombo dan masuk dalam wilayah Wana Wisata Coban Rais, yang dikenal sebagai lokasi perkemahan dengan keindahan air terjunnya. Namun sejak 10 Desember 2016, semakin indah dengan titik-titik spot untuk berfoto ria, sekaligus dekat dan cinta pada alam.

Wisatawan di Batu Flower Garden (BFG) @MalangToday.net/Istimewa
Wisatawan Nikmati Ayunan @MalangToday.net/Istimewa

“Kami menyajikan berbagai macam spot untuk berfoto ria, bagi yang hobi hunting foto. Ada berbagai macam spot unggulan seperti Hammock tower, flying hammock, gowes air, spot ayunan, spot pinus, spot i love u, spot love dan spot flower,” kata Zaenal A. Budihartoko, pengelola sekaligus inisiator Wisata Bunga Batu Flower Garden, Rabu (23/2).

Pengunjung dapat merebahkan diri dan berfoto selfie di hammock bersusun atau hammock tower, bisa juga bersepeda di udara bersama pasangan. Bagi yang ingin mengenang masa kecil, bisa bermain ayunan di ketinggian dengan latar belakang perbukitan yang indah.

Batu Flower Garden, Romantisme di Ketinggian Lereng Panderman
Sepeda Udara @MalangToday.net/Istimewa

Jangan pula ditinggalkan untuk berfoto di spot I Love You, yakni sebuah space dari papan berbentuk huruf I, daun waru, dan U. Semua wahana tentunya dilengkapi dengan alat pengaman agar pengunjung dapat dengan nyaman bisa berfoto.

BFG sendiri dibangun di lereng Pegunungan Panderman dengan ketinggian 1.100 sampai 1.200 meter dari permukaan laut. Spot-spotnya yang indah berada antara loket masuk loket masuk hingga Air Terjun Coban Rais. Setiap pengunjung hanya dikenakan tiket Rp 25 Ribu per orang.

Batu Flower Garden, Romantisme di Ketinggian Lereng Panderman
Hammock @MalangToday.net/Istimewa

Jarak tempuh dari tempat parkir menuju lokasi sekitar 400 meter yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Bagi pengunjung yang tidak biasa melewati jalur menanjak menuju spot ekstreme, jangan khawatir, karena pengelola menyediakan ojek wisata. Selain itu juga tersedia juga jasa fotografer di setiap spot dan hasil jepretan bisa diambil di loket dalam bentuk file dengan biaya Rp 15 ribu.

“Kami juga melakukan penanaman berbagai macam bunga di sepanjang jalur menuju spot-spot di sini, supaya pengunjung terhibur oleh pemandangan di kiri dan kananya,” tambah Efendi, pemilik BFG.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here