Serangkaian kegiatan upacara Grebeg Tirto Aji di Taman Wisata Wendit (istimewa)
Serangkaian kegiatan upacara Grebeg Tirto Aji di Taman Wisata Wendit (istimewa)

MALANGTODAY.NET – Salah satu cara terbaik untuk memanfaatkan uang dan waktu yaitu dengan menggunakannya untuk mendapatkan pengalaman. Salah satu pengalaman yang bisa didapatkan yakni berlibur dengan melihat ritual adat suatu daerah.

Apalagi jika ritual tersebut hanya ada satu-satunya di daerah. Seperti halnya Malang, daerah ini memiliki lima ritual adat yang tidak ditemui di daerah lain. Berikut adalah ulasan lima ritual tersebut.

1. Entas-Entas Malang

Tradisi entas-entas Kabupaten Malang@KKN 62 UMM
Tradisi entas-entas Kabupaten Malang@KKN 62 UMM

Entas-entas adalah sebuah ritual yang dilakukan oleh suku Tengger di daerah Ngadas, Poncokusumo, Kabupaten Malang. Ritual ini dilakukan untuk menyucikan roh leluhur yang sudah meninggal. Biasanya, entas-entas digelar pada hari ke-44 atau ke 1000 setelah meninggal.

Masyarakat di sini percaya manusia terdiri dari unsur tanah, kayu, air, dan panas. Saat manusia meninggal, mereka dikembalikan berdsama dengan unsur-unsur penyusun tersebut.

Misalnya meenguburkan manusia yang telah meninggal berkaitan dengan unsur tanah. Kemudian unsur kayu ada pada nisan. Selanjutnya unsur air dari proses pemandian jenazah sekaligus sebagai penghormatan kepada Dewa air, Dewa Baruna.

Terakhir, unsur panas dilambangkan dengan adanya pembakaran. Saat ritual, jasad yang sudah meninggal digantikan dengan boneka petra. Boneka petra adalah boneka yang dibuat dari daun dan bunga. Boneka inilah yang kemudian dibakar oleh pemangku adat.

2. Pujan Karo

Upacara Pujan karo @Ngaji Budaya
Upacara Pujan Karo @Ngaji Budaya

Masih dari Suku Tengger, ritual berikutnya yakni Pujan Karo. Pujan karo adalah upacara untuk menghormati arwah leluhur, menolak bala, dan mensyukuri nikmat dari Sang Pencipta.  Rangkaian upacara ini meliputi ziarah ke makam leluhur dan arak-arakan.

Satu yang paling khas dari upacara ini yaitu pembacaan mantra diiringi gamelan gending rancagan. Kemudian ada jugasesaji berupa tumpeng dan lauknya, juadah, pipis, dan gedang ayu. Sesaji ini boleh dibawa warga yang datang setelah upacara selesai.

3. Grebeg Tirto Aji

Serangkaian kegiatan upacara Grebeg Tirto Aji di Taman Wisata Wendit (istimewa)
Serangkaian kegiatan upacara Grebeg Tirto Aji di Taman Wisata Wendit (istimewa)

Grebeg Tirto Aji adalah sebuah upacara sakral yang dilakukan oleh Suku Tengger di desa Mangliawan, Pakis, Kabupaten Malang. Upacara ini digelar untuk menyambut hari besar Yadya Kasada yang umumnya dirayakan pada bulan Kasada hari ke-14.

Dengan mengenakan busana hitam lengkap khas suku Tengger, Grebeg Tirto Aji diawali arak-arakan sesaji menuju Pendopo pemandian Wendit. Kemudian dilanjutkan dengan pengambilan air suci di Sumber Widodaren yang terletak di komplek Taman Wisata Wendit.

Pengambilan air suci itu memang maksud utama dari Grebeg Tirto Aji. Masyarakat juga kerap kali menyebut Sendang Widodaren dengan nama Sumber Mbah Kabul dan Mbah Gimbal.

Upacara sakral itu sendiri memiliki berbagai makna bagi masyarakat Tengger. Salah satu yang dipercaya masyarakat Tengger adalah air suci dari Sumber Widodaren dapat membawa berkah dalam bercocok tanam.

4. Kirab Sesaji

Kirab Sesaji Gunung Kawi @Antara
Kirab Sesaji Gunung Kawi @Antara

Jika tiga ritual sebelumnya dilakukan oleh masyarakat suku Tengger, kirab Sesaji dilakukan oleh masyarakat suku Jawa tepatnya di desa/kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. saat melakukan ritual, mereka mengelilingi seluruh desa dengan mengenakan pakaian adat Jawa.

Usai ritual keliling desa, warga membawa sesaji dan gunungan ke makam Eyang Junggo dan Iman Soedjono. Di sana, pemimpin ritual membacakan doa-doa. Setelah itu, gunungan yang berisi tumpeng dan aneka makanan diperebutkan oleh warga.

5. Ritual Satu Sura

Ogoh-ogoh atau replika raksasa yang ada di ritual satu suro dibakar sebagai simbol membakar keserakahan pada diri manusia @YoelSW
Ogoh-ogoh atau replika raksasa yang ada di ritual satu suro dibakar sebagai simbol membakar keserakahan pada diri manusia @YoelSW

Ritual satu Sura dalam peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1440 Hijriyah selalu berlangsung meriah di pesarean Gunung Kawi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang.

Masyarakat setempat mengadakan kirab sesaji, seperti tumpeng yang diletakkan pada jolen (tempat tumpeng yang dibentuk dan dihias). Kemudian juga penampilan berbagai atraksi budaya.

Kegiatan dimulai dengan ikrar tumpeng di pesarean Eyang Djugo alias Kyai Zakaria dan Raden Mas Iman Soedjono. Dilanjutkan dengan kirab dan pembakaran sengkala lapangan desa setempat.

Itulah lima ritual dan adat di Malang bisa Anda saksikan di bulan tertentu. Sebelum liburan ke Malang, lakukan persiapan matang. Mulai dari pemesanan tiket pesawat ke Malang, kamar hotel, sampai itinerary selama berada di sana.

Untuk menghemat biaya liburan, pastikan memesan tiket Citilink melalui Airy. Pemesanan dapat dilakukan web atau aplikasinya yang bisa diunduh lewat Google Play Store. Soal kenyamanan, setiap transaksi lewat Airy dijamin aman dan bebas penipuan. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan layanan refund dan reschedule yang mudah jika menemukan kendala dalam perjalanan. (AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.