Beranda Label Perekonomian Indonesia

Label: Perekonomian Indonesia

Mantap, Rupiah Jadi Satu-satunya Mata Uang Asia yang Gagal Ditaklukkan Dollar!
MALANGTODAY.NET – Keperkasaan Dollar berhasil menaklukkan berbagai mata uang di Asia. Mulai dari Yuan, Yen, Won, hingga Baht pun terkena getahnya. Namun ada satu mata uang Asia yang gagal ditaklukkan oleh mata uang Amerika Serikat (AS) itu. Yap, itu adalah Rupiah! Pertanyaannya, bagaimana bisa? Dilansir dari CNBC Indonesia, Rabu (20/3/2019), Rupiah tercatat berada di level Rp14.210 per Dollar AS. Posisi...
Jokowi Ingin Tambah 2 Menteri di Sektor Ekonomi, Masalah Selesai?
MALANGTODAY.NET – Baru-baru ini, Presiden Indonesia Joko Widodo mengeluarkan wacana untuk menambah dua kementerian baru. Kedua menteri ini nanti akan bergerak di bidang ekonomi, yakni bidang investasi dan bidang khusus ekspor. Namun para pakar ekonomi memandang wacana itu masih memerlukan pematangan di segala lini. Dilansir dari DetikFinance, Selasa (12/2/2019), Ekonom Institute for Development of Economics and Fiannce (INDEF) Bhima Yudhistira,...
Sebut Ekonomi Indonesia Baik, Deputi BI: Positif Secara Ekonomi
MALANGTODAY.NET - Pertumbuhan ekonomi Indonesia selama lima tahun terakhir berada di angka 5,17 persen. Hal ini disampaikan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo dalam kuliah tamu di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya (UB), Selasa (12/3/2019). Dody menjelaskan bahwa jumlah tersebut tentunya masih dalam tren ekonomi Indonesia yang baik. "Jadi masih dalam tren ekonomi yang membaik," ucapnya...
Kembali Merosot, Gubernur BI Jelaskan 4 ‘Penyakit’ Rupiah
MALANGTODAY.NET – Setelah sempat berjaya di level Rp13.000, Rupiah kembali melemah setelah selama sepekan terakhir kembali merosot ke level Rp14.000. Atas hal ini, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memaparkan setidaknya ada empat penyakit yang membuat mata uang Indonesia kembali merosot. Perry menjelaskan bahwa empat penyakit itu ternyata bukan berasal dari dalam negeri, melainkan kondisi perekonomian global. Hal ini yang...
Ekonomi di Era Jokowi Maju atau Terpuruk? Ini Kata Pengamat!
MALANGTODAY.NET – Isu ekonomi dalam pemerintahan Joko Widodo tersebar di publik dalam bentuk yang kontradiktif jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 bergulir. Calon presiden (capres) petahana mengklaim perekonomian Indonesia mulai menanjak. Sebaliknya, capres dari kubu oposisi menyebut pemerintah sebelumnya justru gagal mengembangkan perekonomian. Pertanyaannya, klaim mana yang sesuai fakta di lapangan? Dilansir dari IDN Times, Minggu (3/3/2019), pengamat ekonomi Indonesia Rhenald Kasali...
MALANGTODAY.NET – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana akan menetapkan tarif batas bawah ojek online (ojol). Tujuannya tak lain untuk menyejahterakan pendapatan pengemudi. Kebijakan ini dinilai sebagai sesuatu yang tak masuk akal karena justru malah membuat konsumen berhenti menggunakan jasa transportasi online sepeda motor itu. Dilansir dari CNN Indonesia, Senin (11/2/2019), pakar ekonomi Universitas Indonesia (UI) Fithra Hastiadi menyebut langkah Kemenhub tidak masuk akal secara akademik. Menurutnya, ada mis pemahaman antara Kemenhub dengan instruksi presiden yang ingin meningkatkan pendapatan pengemudi ojol. “Kebijakan ini tidak masuk akal secara akademik. Presiden bilan pengemudi harus ditingkatkan pendapatannya. Tapi ini salah tangkap oleh kementerian. Jangan sampai ditetapkan terus ditarik lagi. Malah jadi kebijakan undur-undur,” terang Fithra. Pendapat Fithra merujuk pada hasil survei dari Research Insititue of Socio-Economic Development (Rised) yang memprediksi penurunan jumlah pesanan hingga 71,12 persen. Hal ini karena ada keengganan konsumen untuk membayar lebih tambahan biaya. “Harus ada win-win solution (antara konsumen dan pengemudi ojol),” imbuhnya. Fithra juga menyampaikan bahwa andaikata kebijakan ini benar-benar diberlakukan, maka kenaikan pendapatan hanya akan terasa pada satu hingga dua bulan pertama saja. Setelah itu, konsumen diprediksi akan mencari alternatif transportasi baru yang lebih murah. Ekonom UI itu menambahkan bahwa peningkatan pendapatan tak semata-mata melalui peningkatan tarif saja. Beberapa aspek seperti pemberian bonus, dan penggunaan big data untuk membaca peta kepadatan penumpang dinilai lebih efektif. “Kalau pakai skema bonus dan lain-lain bukan kenaikan tarif. Bisa jadi ojek online tidak hanya rideship tapi ada yang lain. Jadi super diversifikasi. Banyak sekali pilihannya,” tutupnya.
MALANGTODAY.NET – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana akan menetapkan tarif batas bawah ojek online (ojol). Tujuannya tak lain untuk menyejahterakan pendapatan pengemudi. Kebijakan ini dinilai sebagai sesuatu yang tak masuk akal karena justru malah membuat konsumen berhenti menggunakan jasa transportasi online sepeda motor itu. Dilansir dari CNN Indonesia, Senin (11/2/2019), pakar ekonomi Universitas Indonesia (UI) Fithra Hastiadi menyebut langkah Kemenhub tidak...
Guru besar Universitas Indonesia, Prof.Dr. Sri Edi Swasono menjadi oembicara di hadapan peserta Halaqoh Ekonomi "Membedah Konsep Ekonomi Gus Dur
MALANGTODAY.NET - Guru besar Universitas Indonesia (UI), Prof. Dr. Sri Edi Swasono mengatakan, masalah impor yang tak seimbang saat ini akibat mental bangsa Indonesia masih underdog yang terbawa dari budaya kolonial. Hal itu ia sampaikan langsung pada acara Halaqoh Ekonomi "Membedah Konsep Ekonomi Gus Dur" yang dihelat hari ini, Kamis (31/01/2019) di Hotel Atria, Malang. Pada acara yang juga didatangi oleh...
Harga Tiket Pesawat Nggak Waras, Pakar Ekonomi Sebut Ada Persekongkolan!
MALANGTODAY.NET – Ricuh kenaikan harga tiket pesawat yang tidak masuk akal membuat pakar ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Faisal Basri, angkat bicara. Faisal curiga adanya persekongkolan antar maskapai sehingga ia mendesak Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk mengusutnya. Dilansir dari CNN Indonesia, Senin (14/1/2019), kecurigaan Faisal bermula dari tindakan maskapai penerbangan yang secara serentak menaikkan...
Raksasa Retail Supermarket Hero Tutup Puluhan Toko, Ini Alasannya!
MALANGTODAY.NET – Salah satu raksasa retail supermarket di Indonesia, Hero, telah resmi menutup 26 tokonya yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera. Akibatnya, sebanyak 532 karyawan diberhentikan. Keputusan ini terkait dengan penurunan penjualan yang terus menurun sepanjang 2018. Dilansir dari siaran pers resmi Hero Group, Corporate Affairs GM Hero Supermarket Tbk, Tony Mampuk menyebutkan bahwa kebijakan yang telah diterapkan telah...
Pakar Ekonomi Sebut BBM dan Listrik Pasti Naik Siapapun Presidennya
MALANGTODAY.NET – Hasil Pemilihan Presiden 2019 (Pilpres 2019) dinilai tidak akan berpengaruh pada harga listrik dan bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan ini tetap akan terjadi di tahun depan dan tanpa peduli siapa yang memenangkan Pilpres. Perbedaannya mungkin hanya masalah waktu. Pernyataan ini disampaikan oleh pakar ekonomi Indonesia, Faisal Basri. Ia menilai kenaikan kedua bahan pokok tersebut tak bisa dihindarkan. Meski...
Amien Rais Semprot Pedas Ekonomi Indonesia: Ada Dajjal!
MALANGTODAY.NET – Anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon (paslon) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Amien Rais, kembali mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Mantan Ketua MPR tersebut dengan tegas mngkritik ekonomi Indonesia saat ini tengah dikuasai oleh Dajjal. Kritik ini disampaikan saat Amien menghadiri Tabligh Akbar Milad Muhammadiyah ke 106 di Surabaya, Jawa Timur. Penyebutan Dajjal dalam kritiknya tersebut berdasarkan...
Kekayaan RI Hanya Dinikmati 1 Persen Penduduk, Sri Mulyani Pilih Bungkam
MALANGTODAY.NET – Calon Presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto, baru-baru ini menyebutkan bahwa hanya 1 persen orang Indonesia yang bisa menikmati kekayaan Indonesia. Prabowo mengklaim bahwa data tersebut bersumber dari Bank Dunia. "Tidak mungkin Indonesia kuat, karena yang nikmati kekayaan hanya segelintir orang saja. Kurang dari 1% dan itu bukan Prabowo Subianto yang bicara, itu adalah Bank Dunia dan...
MALANGTODAY.NET – Keputusan mengenai impor jagung belakangan ini disoroti oleh publik. Hal ini tak lepas dari klaim dari Kementerian Pertanian (Kementan) yang menyebutkan bahwa produksi jagung nasional diperkirakan mencapai 12,9 juta ton. Namun baru-baru ini, Kementan malah mengajukan permintaan impor jagung sebanyak 100 ribu ton. Mengenai hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Darmin Nasution meminta agar Kementan sebaiknya...
Sariwangi Bangkrut, Kemenperin Pastikan Tak Ada Dampak Signifikan
MALANGTODAY.NET – Kabar bangkrutnya produsen teh PT Sariwangi Agricultural Estates Agency dan PT Maskapai Penerbangan Indorub Sumber Wadung meramaikan publik beberapa hari terakhir. Meski demikian, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah memastikan bahwa bangkrutnya Sariwangi tak berpengaruh pada laju industri makanan dan minuman nasional. Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Industri Minuman Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kemenperin, Abdul Rochim. Menurutnya, bangkrutnya Sariwangi...

Berita Terbaru

WhatsApp chat