Yunita Prahmasari, Gadis Cantik Yang Tak Mengenal Putus Asa
Yunita Gadis Cantik yang tidak pernah putus asa

MALANGTODAY.NET – Dara cantik bernama Yunita Prahmasari Setyaningsih adalah seorang pegawai bank BUMN, pekerjaannya itu ternyata sesuai dengan cita-citanya saat duduk di bangku SMA.

Ia berkisah tentang perjalanan hidupnya dari kecil, hingga menjadi seperti saat ini. Ketika masih kecil, cita-citanya adalah menjadi dokter. Saat belajar di SD dirinya berprestasi dengan selalu masuk 3 besar siswa terbaik.

Setelah lulus SD, gadis yang aktif di olahraga voli dan basket ini diterima di salah satu SMP favorit. Disaat menempuh sekolahnya itu ia tertarik dibidang musik dengan menjadi vokalis sebuah band hingga mengikuti beberapa festival. Walaupun dengan kemampuan vokal yang minim, tapi ia selalu mencoba untuk tampil percaya diri.

Yunita pun beranjak dewasa, ia punya target untuk bisa masuk jurusan IPA namun dan melanjutkan kuliah di jurusan kesehatan. Namun nasib berkata lain, ia justru masuk dijurusan IPS dan akhirnya ambil kuliah manajemen karena keinginannya pun juga berubah.

Walaupun juga tak diterima di perguruan tinggi negeri, gadis kelahiran 1991 itu tetap semangat untuk mengejar cita-citanya untuk bekerja di Bank. Karena menurutnya kerja diperbankan itu bisa dipandang orang pandai.

Yunita Prahmasari, Gadis Cantik Yang Tak Mengenal Putus Asa
Yunita Prahmasari, Gadis Cantik Yang Tak Mengenal Putus Asa

“Alhandulillah kuliahku lulus tepat waktu dengan IPK yang memuaskan, dan membanggakan buat keluarga.” katanya.

Setelah lulus kuliah, perjuangannya mencari kerja bener diuji. Ia nglamar kerja kesana kemari dari bank ke bank, hingga akhirnya dapat panggilan disalah satu bank swasta ternama. Tapi perjuangannya itu kembali gagal ditahapan selanjutnya, karena kurangnya persiapan. Dari pengalaman itulah ia berusaha untuk bisa lebih baik lagi.

Tidak lama kemudian gadis yang juga hobi travelling itu, menjalani tes di bank milik Pemerintah Daerah (Pemda). Namun ia gagal pada tahap akhir. Sempat menyerah, tapi ia masih punya komitmen kuat untuk menjadi pegawai bank.

Ia pun kembali lagi melamar di Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan dipanggil untuk menjalani psikotes. “Awalnya sih pesimis, karena gak maksimal juga pas ngerjainnya. Eh, alhamdulilah hampir tujuh bulan menunggu, akhirnya dipanggil tes wawancara.” Ungkapnya sambil tersenyum.

Menghadapi pengujinya di BRI, ia sempet pesimis karena harus menjawab pertanyaan dengan susah payah. Seminggu setelahnya dirinya mendapat panggilan untuk wawancara sesi terakhir. “Pas wawancara akhir, aku langsung diwawancara pimpinannya, aku inget banget sempat nge-blank di tanya soal skripsi yang sudah lama tujuh bulan sebelumnya.” tambahnya.

Setelah perjuangan beratnya itu, akhirnya mukjizat datang dan ia diterima untuk bekerja. Dengan keinginannya yang tercapai itu, maka ia menjalaninya profesi dengan sungguh-
sungguh hingga sekarang.

Yunita Prahmasari, Gadis Cantik Yang Tak Mengenal Putus Asa
Yunita Prahmasari, Gadis Cantik Yang Tak Mengenal Putus Asa

Berikan tanggapan Anda

loading...

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here