Silfi Hamidatul Lailiyah, Terus Berkarya Tak Peduli Dihina

MALANGTODAY.NET – Silfi Hamidatul Lailiyah tak pernah menyangka jika cita-cita yang diimpikannya sejak kecil, dapat tewujud yakni menjadi sosok guru. Mengamalkan ilmu terhadap anak didik, sudah dilakukannya hingga 8 tahun ini. Kenapa ia memilih menjadi seorang guru ?, “Karena saya punya prinsip, buat apa saya belajar dan sudah mengerti. Kalau tak diamalkan ilmu itu tidak ada gunanya,” ujarnya.

Setelah menikmati 8 tahun perjalanan menjadi seorang guru, baik guru mengaji maupun  guru Taman Kanak Kanak (TK). Dirinya mulai mencoba mencari pengalaman yang baru, yaitu di dunia entertain sebagai model.  Berawal dari hobinya foto-foto lalu diunggah di media sosial dan dikomentari banyak orang. Ada yang berkomentar baik maupun buruk, tapi aku ia tidak peduli.

“Setelah saya fikir apa benar yang diomongkan temen-temen, kalau aku apa pantas di model. Awalnya merasa gak mungkin, karena itu bukan hobi dan tujuan saya, tapi setelah berfikir lagi dan lagi, aku dapat petunjuk dan mencoba untuk daftar di model hijab Indonesia,” ungkap gadis kelahiran Malang itu

Beberapa bulan berselang, ia mulai menunjukkan menunjukan kemampuannya, dan akhirnya dipilih sebagai sekertaris model hijab Indonesia regional Malang. “Waktu itu aku sempat dihina banyak orang, terutama temen-temenku. Mereka bilang bahwa aku tidak pantas  menjadi model, dengan seiring berjalannya waktu, aku mencoba untuk ikut event pemilihan putra putri islami 2015. Dan alhamdulillah mendapatkan Runner Up Putri Islami 2015.” ungkap gadis kelahiran 1995 itu.

Sesuatu yang tak pernah terbayangkan sebelumnya, seseorang yang pernah dilecehkan temannya dihadapan orang banyak, telah membuktikan kemampuannya. “Alhamdulillah aku menunjukan ke mereka bahwa aku bisa,” katanya.

Prestasi tersebut membuat Silfi merasa percaya diri, hingga ia kembali mencoba mengikuti sebuah event pemilihan duta hijab di Malang tahun 2016. Dan ia berhasil masuk menjadi finalis ajang yang diikuti ratusan peserta tersebut.

“Itupun orang-orang banyak menghinaku, melecehkanku. Namun apa yang mereka omongkan, tidak membuat saya jatuh, malah membuat saya bangkit dan termotivasi untuk menunjukkan ke semua orang, bahwa aku bisa mnjdi bagian dari duta hijab.” Sambung cewek yang gemar membaca itu.

Ia berujar bahwa kunci kehidupan hanyalah sabar dan ikhlas. Walau banyak orang ngomong baik ataupun buruknya tentang kita, tetap saja trsenyum. Kejahatan jangan dibalas kejahatan, namun balaslah dengan kebaikan.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here