Siamah tertunduk sedih dan ditenangkan para petugas Satpol PP Kota Malang (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Seorang nenek menangis pilu di Kantor Satpol PP Kota Malang. Petugas pun menuntunnya, kendati sang nenek sempat menolak untuk masuk ke ruangan kantor.

Nenek yang belakangan diketahui bernama Siamah itu berpegangan erat di gagang pintu. Air matanya pun tumpah dan tampak ketakutan.

“Aku nggak nyolong nak (Saya tidak mencuri),” katanya kepada petugas yang membantu mengevakuasi di Kantor Satol PP Kota Malang, Kamis (23/2).

Sementara itu, petugas terus mencoba menenangkan perempuan kelahiran 1958 itu dengan memberi air minum dan roti. Suaranya terus terbata-bata sambil menjawab pertanyaan yang diajukan petugas. Tidak lama kemudian, Siamah mulai lancar berkomunikasi.

Ternyata setelah dicari tahu, Siamah yang yang mengenakan baju motif bunga-bunga berwarna orange dan berkerudung hitam itu sebelumnya ditemukan petugas yang sedang razia anak bolos sekolah.

“Tadinya razia anak bolos, penyisiran pun berlanjut dan beliau ditemukan di emperan Taman Makam Pahlawan (TMP) Jalan Veteran,” kata Soni Purwanto, Kepala Seksi Operasional Ketertiban Umum Satpol PP Kota Malang, Jumat (24/2).

Nenek Siamah ditenangkan petugas Satpol PP (Pipit Anggraeni)

Berdasarkan identitas diri yang ditemukan, perempuan tersebut berdomisili di Bululawang, Kabupaten Malang. Sedangkan alasannya ke Kota Malang masih belum diketahui dengan pasti. Namun Siamah mengaku ke kota karena bosan di rumah.

Setelah tiba di pasar Dinoyo, katanya diajak seseorang dan diturunkan di depan TMP. Karena tidak memiliki alasan keberadaannya, maka petugas pun membawanya.

“Itu pengakuan beliau, tapi masih kami cari tahu. Nanti akan dibawa ke penampungan atau dipulangkan masih belum tahu,” tambah pria ramah ini.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here