Destin Validia, DJ Cantik yang Sempat di Judge Dosen
Destin Validia, DJ Cantik di Kota Malang

MALANGTODAY.NET – Destine Validia Eldida, sudah dua tahun menekuni dunia musik elektronik yang memainkan suara dengan piringan cakram.

Menurutnya, menjadi seorang Disk Jockey (DJ) selama dua tahun ini, banyak sekali suka duka yang ia alami. Kepada MalangTODAY.net Ia menyampaikan jika selama menjalani profesi ini banyak sekali meringankan beban pikirannya tapi juga banyak membuatnya tidak disukai orang sekitarnya.

“Tidak sedikit teman-teman atau bahkan dosen-dosen yang menjudge saya sebagai cewek nakal,” ujarnya cewek kelahiran Nganjuk itu.

Destin juga mengaku lebih suka menerima tawaran perfom di berbagai event daripada bermain reguler di Club Malam. “Event upahnya lebih besar, resiko yang ditanggung juga lebih kecil bagi seorang female DJ,” kata lulusan fakultas perairan itu.

Ditengah kesibukan sebagai karyawan salah satu perusahaan, tapi ia juga tidak menolak banyak tawaran perfom. Karena baginya bermain DJ merupakan passion yang tak bisa lepas darinya. “Saat ini Saya bekerja kantoran tapi nggak bisa terlepas dari dunia per-DJ-an,” timpalnya sambil tertawa.

Semakin maraknya female DJ khususnya di Malang, membuatnya harus memperkuat skill serta memperhatikan penampilannya agar tak kalah dalam persaingan. “Sekarang lebih sepi job daripada tahun sebelumnya,” ungkap DJ naungan EMX itu.

Pengalaman yang tak bisa dilupakannya adalah saat perform diacara gathering, genre musik yang ia mainkan tidak sesuai yang diharapkan.

“Musik yang mereka harapkan tidak sesuai, jadi euforia-nya nggak dapet, nggak ada yang ngikuti iramanya.” Sambung Destin.

Ia juga mengakui, bahwa didunia musik tersebut tidak jauh dari hal-hal negatif seperti minum minuman beralkohol dan semacamnya. “Nggak munafik sih mas, tapi tergantung bagaimana kita menerima dan menyikapinya,” pungkas gadis berambut panjang itu.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.