Ilustrasi kamar crew kapal (istimewa)
Ilustrasi kamar crew kapal (istimewa)

MALANGTODAY.NET – Keberadaan makhluk gaib memang tidak hanya ada di suatu tempat pasti. Mereka bisa kita jumpai di daratan maupun lautan. Bahkan tak jarang ada yang menyebut dan meyakini bahwa kerajaan setan dan makhluk gaib berpusat di laut.

Beberapa anak buah kapal (ABK) pun pasti pernah mengalami hal gaib saat berada di lautan. Seperti yang pernah dialami oleh salah seorang ABK yang sedang bertugas jaga di kapal muatan LPG ini. Ia adalah Dul, seorang Indonesia. Saat itu, kapal tempatnya bertugas sedang berlayar di Belanda.

Suatu malam, Dul bersama ABK lainnya sedang berkumpul di mess room kapal. Saat itu, beberapa ABK sempat meperbincangkan Ridho, ABK yang digantikan Dul. Mereka sempat heran alasan pengajuan sign off Ridho dari kapal yang lebih cepat dari sebelumnya.

Baca Juga  Kapal Pengangkut Elpiji Meledak, Tiga Orang Jadi Korban

Seharusnya, masa kerja Ridho adalah 9 bulan namun ia sign off setelah 5 bulan berjalan. Di saat ABK lain banyak memperbincangkan Ridho, dalam pikir Dul, ia menyimpan keyakinan besar akan keputusan sign off dari Ridho.

Dul sangat yakin keputusan Ridho untuk sign off lebih cepat adalah karena adanya “ABK tambahan” yang mengganggunya. Hal ini cukup kuat karena Dul sendiri mengalaminya hampir setiap hari.

Usai berkumpul dengan awak kapal lainnya di mess room, Dul akhirnya kembali ke kamarnya. Saat kembali ke kamar, ia melihat setengah barang-barang dalam almarinya berserakan di lantai.

Tanpa curiga ia pun melipat pakaiannya dan meletakkannya kembali di almari. Tak lama kemudian, pakaian tersebut kembali berserakan di lantai. Dul merasa sedikit aneh. Sebab, saat itu ombak laut sedang tenang.

Tak pikir panjang, Dul pun kembali melipat dan merapikan pakaian-pakainnya itu. Namun, saat akan menata pakaian tersebut di almari tiba-tiba terdengar suara pelan dan datar yang menyatakan penolakan.

No (tidak),” ujar suara misterius itu saat Dul akan memasukkan pakaiannya.

Dul pun paham akan maksud tersebut. Ia mengerti bahwa itu adalah suara dari “ABK tambahan” yang hidup dengannya. Akhirnya ia membiarkan setangah almarinya kosong.

Dengan ikhlas, ia pun kemudian menyatakan bahwa ia akan tidur di sofa dan membiarkan “ABK tambahan” tersebut tidur di kasur.

You can sleep in bed tonight (kamu bisa tidur di kasur malam ini),” kata Dul.

Beberapa saat kemudian, Dul merasakan dingin di lutut dan betisnya. Dalam pikiran Dul, ,mungkin “ABK tambahan” itu ingin duduk. Dul pun memutuskan untuk beralih dari sofa dan menuju kasur.

Im going to watch at 00, dont piss me off or i will piss you off (Saya mau dinas jaga jam 12 malam, jangan ganggu saya atau saya ganggu kamu),”  tegas Dul.

Baca Juga  Kapal Pengangkut Elpiji Meledak, Tiga Orang Jadi Korban

Setelah itu, tidak ada gangguan sentuhan dingin atau apapun. Namun kemudian ia merasakan sentuhan begitu dingin di punggungnya. ia juga merasakan ada hembusan angin dingin di leher dan telinganya. Dul pun terbangun dan mengatakan seutas kalimat.

If i see behind me, i will see your face right? (Kalo saya lihat belakang, ada muka kamu kan?)”, tanya Dul.

Seketika, sentuhan dingin itupun hilang. Semenjak itu, beberapa hari selanjutnya Dul tak lagi mengenal suara alarm untuk membangunkannya dinas jaga malam, tapi “ABK tambahan” tersebut.

Begitulah yang terus ia rasakan setiap harinya selama dinas di kapal dilansir dari cerita @kinuy di forum Kaskus. (AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.