Dampak Perubahan Iklim Telah Melanda Bumi
ilustrasi perubahan iklim @MalangTODAY/elblogdelosidiotas

MALANGTODAY.NET – Apa itu perubahan iklim? Perubahan iklim atau climate change secara harfiah adalah iklim yang berubah akibat suhu global rata-rata meningkat. Peningkatan emisi gas rumah kaca tersebut di atmosfer, khususnya CO2, telah memerangkap suhu panas di atmosfer bumi. Hal tersebut berdampak pada sistem cuaca global yang menyebabkan segala sesuatu mulai dari curah hujan yang tak terduga hingga gelombang panas yang ekstrim.

Bumi telah melalui periode pemanasan dan pendinginan yang terkait dengan perubahan iklim berkali-kali. Hal yang saat ini menjadi perhatian utama dan disetujui oleh para ilmuwan adalah bahwa proses pemanasan yang terjadi jauh lebih cepat daripada yang telah dilakukan sebelumnya, dan bahwa pemanasan yang cepat disebabkan oleh peningkatan tingkat emisi buatan manusia.

Selama bertahun-tahun kita telah terus menerus melepaskan karbondioksida ke atmosfir dengan menggunakan bahan bakar yang berasal dari fosil seperti batubara, gas bumi dan minyak bumi. Hal ini telah menyebabkan meningkatnya selimut alami dunia, yang menuju kearah meningkatnya suhu iklim dunia, dan perubahan iklim yang tidak dapat diprediksi juga mematikan.

Dengan langkah pengurangan emisi gas rumah kaca yang sistematis dan radikal, kita dapat memperlambat perubahan iklim yang dapat mengakibatkan kerusakan yang lebih parah kepada ekosistem dunia dan penduduk yang tinggal didalamnya.

Kita sudah mengetahui sebagian dari akibat pemanasan global ini, yaitu mencairnya tudung es di kutub, meningkatnya suhu lautan, kekeringan yang berkepanjangan, penyebaran wabah penyakit berbahaya, banjir besar-besaran, coral bleaching dan gelombang badai besar.

Kita juga telah mengetahui siapa yang akan terkena dampak paling besar, yakni negara pesisir pantai, negara kepulauan, dan daerah negara yang masih berkembang seperti Asia Tenggara. Terlebih Indonesia, negara kita berpotensi akan menerima dampak paling besar akibat perubahan iklim ini.

Pada akhirnya pemanasan global memang sulit dicegah, namun masih bisa diperlambat lagi. Kita sebagai manusia biasa masih bisa turut membantu menjaga konsistensi bumi dengan iklimnya walaupun dengan hal-hal kecil.

Seperti biasakan mematikan lampu atau listrik yang tidak diperlukan dan gunakan bahan bakar kendaraan seefisien mungkin dengan cara berjalan kaki, memanfaatkan transportasi umum ataupun menggunakan kendaraan ramah lingkungan.

Bila kita melakukan sendirian memang tak akan terlihat dampaknya namun coba bayangkan, bila sebagian besar manusia di dunia bisa serempak melakukan hal-hal remeh tersebut. Sudah pasti kita akan turut memperlambat dampak perubahan iklim.

Berikan tanggapan Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here