Anniversary ke-3, Kubam Ingin Lebih Rekat dalam Komunitas dan Karya
Perayaan anniversary ke-3 Kubam di Levels Brewhouse @Basri/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Komunitas Bassist Malang (Kubam) tengah merayakan anniversary ke-3 di Levels Brewhouse, Malang. Di tahun ketiga ini, Kubam ingin memiliki karya sendiri yang digarap oleh para anggota. Selain itu tetap konsisten dalam berkarya dan berkomunitas.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Kubam, Johan Wiharja saat ditemui sebelum acara. “Inginnya, sih, simple, tetep konsisten berkomunitas, berkarya, dan sebagai penggerak musik yang bermanfaat,” ucapnya, Minggu (3/3/2019).

Dia melanjutkan bahwa anniversary Kubam ke-3 ini bisa merangkul bassist-bassist yang ada di Malang sebagai wujud sumbangsih bagi musik Indonesia. “Yang pasti mewadahi basis-basis ini dari segala umur; juga segi musikalitas dan lain-lain,” ujarnya.

Johan, sapaannya, juga tidak menampik adanya perkembangan teknologi. Menurutnya justru ini membawa dampak yang bagus bagi anak muda sekarang. “Akhirnya mereka bisa mengembangkan skill dari belajar autodidak melalui video-video. Sehingga skill mereka terasah dan mampu bersaing di kanca internasional,” jelasnya.

Namun, bagi dirinya, perkembangan tersebut juga berdampak buruk. Dampak ini tampak dari keegoisan anak muda sehingga mereka enggan berkolaborasi menghasilkan sebuah karya. “Ini yang saya kira. Akhirnya perkembangannya lebih ke personal,” tambahnya.

Untuk itu, ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Kubam untuk bisa merangkul dan mengajar anak-anak muda untuk berkarya bersama, sehingga menghasilkan satu karya yang orisinal dan berkualitas.

“Bagaimana caranya merangkul anak-anak untuk berkarya bersama dan belajar bersama. Mereka yang memiliki skill bagus juga bisa mengajari,” jelasnya.

Kubam sendiri tidak menutup diri jika ada yang minat ingin bergabung. “Kami selalu terbuka. Siapapun bisa masuk dan itu tidak perlu banyak syarat. Pokoknya bisa bermain bass, meskipun itu tidak mahir,” ujarnya.

“Mungkin ini efek dari gembar-gembor anniversary Kubam sehingga masyarakat banyak yang tahu, oh, ada, ya, kumpulan basis di Malang. Akhirnya mereka banyak yang DM dan komen di sosial media kita,” tambahnya.

Ingin Lebih Berkomunitas

Sementara, Penasihat Kubam, Donny Roy FM menegaskan bahwa anniversery ini inginnya Kubam lebih siap berkomunitas, baik dari kepengurusan dan keanggotaan.

“Selain itu juga tetap bisa bersilaturahmi, saling berbagi, belajar, dan berkolaborasi melahirkan karya bersama,” terangnya.

Baginya, Kubam itu mencakup semua genre. Artinya tidak hanya murni sebagai musisi, tapi juga ada guru, atau yang sekadar hobi, maupun yang musisi yang keluar-masuk kafe.

Sebagai komunitas, Kubam juga peduli terhadap sosial. “Satu bukti sudah dua tahun kita ngadain Kubam Ngalam Blankur. Satu event sosial untuk berbagi kepada sesama. Itu juga kita,” jelasnya. (BAS/sig)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.