Letusan Tambora @MalangTODAY.net
Letusan Tambora @MalangTODAY.net

MALANGTODAY.NET – Gunung Tambora adalah sebuah gunung aktif yang ada di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Gunung ini pernah mengguncang dunia dengan letusan dahsyatnya pada 10 April 1815 silam. Saking dahsyatnya, kekuatan letusannya empat kali lebih dahsyat daripada letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883, Zens!

Sejarah bahkan menuliskan bahwa letusan Tambora adalah letusan terbesar yang pernah terjadi. Menurut catatan, keaktifan Gunung Tambora mulai tinggi sejak 5 April 1815. Dilansir dari Infografis Tirto.id, dentuman letusan Tambora saat itu berlangsung setiap 15 menit sekali.

Kemudian, tepat pada 10 April 1815 sekitar pukul 7 pagi, Tambora memuntahkan seluruh materialnya. Lontaran ketinggian abu vulkaniknya mencapai 40-50 km. Dengan ketinggian itu, abu letusan menyebar hampir ke seluruh permukaan Bumi.

Abu yang mengandung sulfur oksida ini bahkan menyebabkan sinar Matahari tidak sampai ke Bumi! Akibatnya daerah di belahan utara Bumi seperti benua Eropa dan Amerika mengalami tahun tanpa musim panas karena gelap.

Selain itu, suhu global menjadi turun sekitar 0.4-0.7 derajat Celsius. Gagal panen dan penyakit melanda dimana-mana akibat material letusan ini. Tiga kerajaan Indonesia yaitu Kerajaan Tambora, Sanggar, dan Pekat pun hilang tak bersisa karenanya.

Tidak hanya itu, abu vulkanik yang sampai di Eropa ini juga disebut-sebut menjadi biang kekalahan Napoleon Bonaparte. Kala itu, Napoleon Bonaparte tengah berperang dalam pertempuran Waterloo pada Juni 1816.

Dalam skala letusan, letusan Tambora masuk skala 7 dalam Volcanic Explosivity Index (VEI). Tsunami yang ditimbulkannya saat itu menelan 4.600 jiwa. Sedangkan total korban jiwa diperkirakan mencapai 100 ribu jiwa.

Tidak hanya berdampak ke lingkungan sekitar, letusan ini juga berdampak pada Tambora sendiri. Setelah erupsi, Gunung ini hanya memiliki ketinggian 2.722 mdpl padahal sebelumnya setinggi 4.300 mdpl. Letusannya pun baru berakhir pada 17 April 1815. (AL)

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.