Pemkot Surabaya Sosialisasi 'Permen Dot' Layak Dikonsumsi
Permen dot (Istimewa)

MALANGTODAY.NET– Pemerintah Kota Surabaya mulai melakukan sosialisasi di seluruh wilayahnya bahwa bahwa jajanan impor “permen dot” yang sebelumnya ditarik dari peredaran karena diduga mengandung narkoba kini dinyatakan layak dikonsumsi.

 

Salah satunya sosialisasi terlihat dilakukan petugas Satpol PP di Kecamatan Tandes, dengan mendatangi sejumlah sekolah tingkat dasar di kawasan itu pada Selasa (14/3) lalu.

 

Satpol PP kecamatan setempat tampak juga mensosialisasikannya kepada para pedagang yang sebelumnya dagangannya terkena razia karena jajanan impor asal China yang dimaksud diduga berbahaya. Dalam kesempatan itu, petugas Satpol PP tampak sekalian mengembalikan permen impor milik para pedagang yang sebelumnya mereka tarik dari peredaran tersebut.

 

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Kecamatan Tandes, Supangat, mengatakan bila razia yang sebelumnya mereka lakukan dengan menarik peredaran permen impor yang dikenal dengan sebutan “permen dot” itu adalah menjalankan fungsi pengawasan berdasarkan prosedur operasi standar (SOP).

 

Salah satunya sosialisasi terlihat dilakukan petugas Satpol PP di Kecamatan Tandes, dengan mendatangi sejumlah sekolah tingkat dasar di kawasan itu, Selasa.Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Kecamatan Tandes Supangat, kepada wartawan mengatakan, razia yang sebelumnya mereka lakukan dengan menarik peredaran permen impor yang dikenal dengan sebutan permen dot itu adalah menjalankan fungsi pengawasan berdasarkan prosedur operasi standar (SOP).

 

SOP yang dimaksud mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) nomor 942 tahun 2003 tentang pedoman higiene sanitasi makanan jajanan.

 

Atas dasar itu, Pemkot Surabaya rutin melakukan pengawasan terhadap jajanan yang beredar di pasaran setelah menindaklanjuti Kepmenkes tersebut dengan menerbitkan Perda Nomor 2 Tahun 2014.

 

“Kami tarik dari peredaran untuk dilakukan uji laboratorium. Tapi setelah dari hasil uji laboratorium dinyatakan aman untuk dikonsumsi, kami kembalikan lagi ke pedagangnya, seperti yang kita lakukan pada hari ini, kita nyatakan permen dot tidak berbahaya dan layak dikonsumsi,” ucapnya dilansir dari Antara.

 

‪”Karena tidak semua jenis jajanan makanan dan minuman yang beredar di pasaran aman dikonsumsi masyarakat,” katanya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here