MALANGTODAY.NET – Persaingan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang mulai terasa nampaknya bukan menjadi masalah bagi Politeknik Negeri Malang (Polinema). Pasalnya, perguruan tinggi kenamaan ini setiap tahunnya mampu meluluskan lulusan berkualitas dan langsung diserap oleh dunia kerja. Selain itu, pengajar yang dimiliku pun tak kalah berkualitas, yang rata-rata bergelar Doktor.

Direktur Polinema, Dr. Ir. Tundung Subali Patma, MT menyebutkan, dalam wisuda terakhir yang dilakukan pada awal Oktober ini, 72 persen sudah terserap dunia kerja. Artinya, SDM yang dicetak Polinema sudah sangat dipercaya, baik secara nasional maupun internasional.

“Kami sangat siap menghadapi MEA,” katanya seusai membuka Senabisma beberapa menit lalu.

Menurutnya, untuk tetap meningkatkan kesiapan SDM dalam kancah MEA, Polinema selalu mempersiapkan berbagai upaya. Salah satunya dengan menggelar Senabisma. Tujuannya untuk memberi pengetahuan sekaligus motovasi bagi mahasiswa dan para dosen untuk dapat terjun langsung dalam persaingan global.

Tak hanya itu, lanjutnya, peningkatan SDM juga dilakukan dengan pemberian berbagai fasilitas yang diperuntukkan bagi mahasiswa maupun tenaga pengajar. Salah satunya melalui pemberian beasiswa bagi dosen untuk melanjutkan studinya.

“Saat ini, untuk kancah Politeknik, kami memiliki tenaga pengajar doktor terbanyak di selurih Indonesia,” bebernya.

Dia menyebutkan, pengajar dengan gelar doktor yang dimiliki Polinema saat ini tidak kurang dari 55 dosen. Sementara tahun depan, ia optimis memiliki lebih dari 100 pengajar dengan gelar doktor. Sebab, berbagai upaya untuk menyekolahkan dosen saat ini terus digulirkan.

“Jadi nggak hanya anak-anak yang didorong, dosen pun juga terus difasilitasi agar penyampaian materi juga lebih berbobot dan berkualitas,” tambah pria ramah ini.

Meski begitu, lanjut Tundung, pembenahan terus dilakukan Polinema. Dengan harapan, kesiapan untuk menghadapi pasar global dan persaingan dari luar negeri akan lebih lebih maksimal. (ind)