Waspada Antraks, Pemkot Malang Lakukan Tindakan Pencegahan
Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji (Pipit)

MALANGTODAY.NET – Penyakit antraks yang sebelumnya mewabah di daerah Kulon Progo Yogyakarta dikabarkan sudah menyebar ke daerah Sleman. Sehingga, pemerintah pun dituntut lebih waspada dan segera melakukan tindakan lanjut. Sebab, bukan tidak mungkin penyakit tersebut dapat mewabah ke berbagai daerah.

Menanggapi itu, pemerintah Kota (Pemkot) Malang pun mencoba melakukan tindakan pencegahan sejak dini. Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, dan Dinas Pertanian.

“Sejauh ini belum ada laporan adanya inveksi penyakit tersebut, tapi meski begitu kami secepatnya harus melakukan tindakan preventif,” katanya ketika dihubungi melalui jaringan seluler beberapa menit lalu.

Saat ini, lanjutnya, langkah yang akan diambil adalah dengan mengidentifikasi penyebaran daging dan peternak atau petani sapi di Kota Malang. Selain itu juga akan dilakukan pengecekan terhadap daging yang beredar di pasar.

Menurutnya, identifikasi akan sangat mudah dilakukan terhadap daging yang disembelih oleh PD RPH. Namun untuk daging yang tidak disembelih oleh PD RPH harus ditelusuri, dan dicari tahu apakah sudah dilakukan pengecekan atau belum.

“Kalau ditemukan ada indikasi antraks, maka akan dilakukan tindakan langsung,” papar pria berkacamata ini.

Namun meski begitu, ia mengimbau agar masyarakat tidak merasa takut ataupun panik. Sebab pemerintah akan segera melakukan penelusuran. Selain itu, masyarakat juga diminta lebih waspada dan menjaga setiap bahan baku yang akan dikonsumsi.

“Belum ditemukan indikasi apa-apa, jadi masyarakat tidak perlu takut,” tambahnya.

Dia juga menyebutkan, sejak beberapa tahun terakhir, tidak ada penemuan adanya penyakit yang disebabkan oleh daging atau sejenisnya. Namun pada tahun 90an, memang sempat ditemukan adanya warga yang terjangkit oleh flu burung.

“Itu dulu, di daerah Tulus Rejo. Sekarang, kami carikan informasinya dulu di lapangan terkait antrax ini,” pungkas pria ramah ini.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here