Warga Malang Punya Solusi Atasi Kenaikan Harga Cabai
suasana Kampung Glintung Go Green

MALANGTODAY.NET – Kenaikan harga cabai yang cukup signifikan, hingga menembus kisaran Rp 130.000/kg. Tak membuat warga kampung Glintung Go Green (3G), Malang khawatir.

Pasalnya, warga setempat memiliki cara tersendiri untuk mengatasi hal itu. Yakni dengan banyaknya tanaman cabai yang menghiasi sekitar rumah-rumah warga. Selain itu, warga juga menanam buah-buahan dan sayuran dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong.

Dengan kreasi warga kampung tersebut, maka bisa mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi biaya sehari-hari. “Tujuan banyaknya kita menanam ini selan membuat kampung bersih dan asri, juga untuk mengurangi biaya konsumtif warga,” kata Ketua Kelompok Tani 3G Danang Saruso (57).

“Kenaikan harga cabai disini ya biasa saja, karena disini juga banyak tanaman cabai, jadi warga ndak bingung,” sambungnya.

Yang menarik adalah setiap warga bebas (tidak berbayar) mengambil cabai dari tanaman yang berada disekitar kampung, baik disekitar rumahnya sendiri maupun lahan rumah warga yang lain.

Namun, untuk musim hujan seperti ini, cabai yang meraka tanam, hasilnya juga kurang bagus. “Kalau kemarau, lombok (cabai) bagus mas, sayangnya tidak semua tanaman berada dalam ‘green house’. Jadi seahli apapun petaninya ya ndak bisa bagus kalau ditanam diluar, ” ungkap Indra setiawan (62), yang juga warga kampung 36

Broto (64) RT 02 menambahkan, untuk mengatasi hal ini, mereka akan menempatkan tanaman-tanaman cabai ke dalam green house agar berbuah dengan sempurna.

“Nanti akan kita perhatikan lagi proses penanamannya,” katanya.

Karena faktor cuaca yang seperti ini, tanaman cabai yang berbuah, tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan warga. “Karena tidak semua berbuah, otomatis masih harus beli.” Tambahnya.

Berikan tanggapan Anda

loading...

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here