MALANGTODAY. NET – Kemajuan UMKM serta ruang politik yang stabil dan kondusif menjadi momentum untuk memasuki regionalilsasi ASEAN yakni Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) Jawa Timur yang siap menjadi petarung unggul di tahun pertama era pasar bebas ASEAN 2016.

Hal tersebut ditandai dengan surplusnya perdagangan Jawa  Timur – ASEAN pada semester I tahun 2016 yang mencapai us$ 1.160,53 juta, dan baru pada periode 2016 surplus perdagangan Jawa Timur – Singapura mencapai us$ 112,89 juta.

Keragaman UMKM  tersebut, memberikan suatu konstruksi ekonomi yang korelatif, antara konsumsi, produksi UMKM serta faktor pembentuk PDRB yang didominasi oleh segmen UMKM, yang diharapkan mampu mewujudkan inklusivitas pembangunan ekonomi Jawa Timur untuk kesejahteraan dan keadilan yang lebih baik.

Sementara itu, Sutiaji, Wakil Wali Kota Malang menjelaskan bahwa pemerintah selalu berusaha maksimal untuk meningkatkan UMKM di Jatim.

“Jadi kami berusaha semaksimal mungkin untuk UMKM yang ada di Jatim, di Kota Malang ini kan jumlahnya ada ribuan, UMKM nantinya akan meningkat jadi UKM. Kami sudah berkomitmen bahwa ekonomi global itu tidak akan bisa berpengaruh dan menyentuh kalau UKM dan UMKM itu kuat karena produsen dan pasar itu berada di lingkup paling  bawah dari dan untuk masyarakat,” ujar Sutiaji usai menjadi Pemimpin Upacara HUT Provinsi Jatim dihalaman Balai Kota Malang, Rabu (12/10).

Ia juga menjelaskan sektor UMKM yang paling dominan adalah industri kreatif dan home industri. (ind)

 

Berikan tanggapan Anda