MalangTODAY.net
MalangTODAY.net
MALANGTODAY.NET – Lebih dari 10 persen dari total keseluruhan mahasiswa Univeraitas Brawijaya merupakan penerima beasiswi bidikmisi. Artinya, UB sudah menetapkan target yang telah diberika pemerintah, di mana setiap PTN, Politeknik, dan ISI dialokasikan maksimal sepuluh persen dari junlah mahasiswa baru yang terdaftar dalam PDPT tahun sebelumnya.
“Sekarang sudah ada sekitar 1700 mahasiswa yang menerima program beasiswa bidikmisi ini,” ungkap Rektor Universitas Brawijaya Malang, Muhammad Bisri.
Menurutnya, tahun ini pihak Kemeristek Dikti telah menambah kuota penerima bidik misi sebanyak 500 mahasiswa. Sedangkan ketika disinggung kemungkinan adanya pebambahan kuota lagi, ia sangat menyambut dengan tangan terbuka.
“Saya rasa sangat tidak ada masalah jika akan ada penambahan kuota nantinya,” tambah Bisri.
Dia menyebutkan, penerima beasiswa bidik misi ini memang tersebar dari berbagai daerah di Indonesia. Sesuai dengan misi yang ditetapkan pemerintah, maka penerima beasiswa ini sangat diperhatikan dengan benar.
Selain mengadakan berbagai kegiatan bagi penerima bidik misi, lanjutnya, pihak kampus juga selalu melakukan evaluasi secara terstruktur. Sebab, proses evaluasi yang dilakukan pihak kampus tidak berbasis pada biaya.
“Evaluasi dilakukan secara normatif, tidak dibedakan antara penerima bidik misi dan bukan. Tapi wakil rektor tiga memang selalu memberi perhatian lebih pada mahasiswa peneima bidik misi,” urai pria ramah ini.
Tak hanya itu, ia juga berharap, penerima bidik misi nantinya akan kembali ke daerahnya masing-masing untuk dapat turut serta membangun daerahnya.
“Setelah diwisuda tanggung jawab kami memang sudah tuntas, tapi besar harapan kami agar mereka kembali ke daerahnya masing-masing,” tutupBisri. (pit).

Berikan tanggapan Anda