Tanpa Biaya Sepeserpun, Anak Yatim-piatu di Malang Ini Bisa Jadi Polisi
Fajar (baju-putih), anak yatim yang lulus Bintara Polri tanpa biaya sepeserpun (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Ditinggal kedua orangtuanya pergi untuk selamanya tidak melunturkan semangat Fajar Ulumaturroziqin (18) untuk dapat meraih cita-citanya.

Warga Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang itu berhasil lulus menjadi siswa Bintara Polri. Di tengah segala keterbatasan yang ada, Fajar membuktikan bahwa dirinya mampu untuk meraih cita-citanya.

Baca Juga: Cuaca Dingin, Akurat Gak Sih Aplikasi Pengukur Suhu Udara di Smartphone?

Fajar ditinggal pergi ayahnya sejak duduk di kelas 2 SD. Sementara ibunya meninggal dunia saat Fajar kelas 6 SD.

Sejak orangtuanya meninggal dunia, Fajar ikut dengan kakak kandungnya serta pamannya. Fajar baru lulus dari SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen tahun 2018 ini.

Baca Juga: Terpilih Jadi Wali Kota di Amerika, Legenda WWE Smackdown Ini Berubah Kalem

Fajar mengambil Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Setelah lulus SMK, Fajar memberanikan diri mendaftar polisi di Polres Malang.

Tanpa biaya sepeserpun, Fajar dapat lulus menjadi anggota korps Bhayangkara itu.

Baca Juga: CL dan Standar Kecantikan Idola Perempuan di Korea

“Banyak omongan masyarakat jika tidak pakai uang dan tidak punya orang dalam di internal kepolisian, tidak akan lolos daftar jadi polisi, Fajar ingin membuktikan itu tidak benar. Alhamdulillah, ucapannya terbukti dan bisa lolos tanpa harus membayar,” kata kakak ipar Fajar, Fendik Balisetiawan, Sabtu (4/8).

Rasa syukur tidak henti-hentinya diungkapkan keluarga saat Fajar berhasil lulus menjadi Bintara Polri. Keluarga mempunyai harapan besar atas apa yang dicapai Fajar tersebut.

Baca Juga: Skandal Video Mencuat, Luna Maya Masih Asyik Promosi ‘Kopinya Tukang Enak’

Keluarga juga berharap, apa yang dicapai Fajar itu bisa menginspirasi anak-anak muda yang lain, bahwa apapun keterbatasan yang ada jika dihadapi dengan tekun segalanya akan tercapai dengan mudah.


Reporter: Dhimas Fikri
Editor: Swara Mardika