MALANGTODAY.NET – Selasa, (27/9)  Korem 083/Baladhika Jaya menggelar Komando Latihan Posko I tingkat Korem Triwulan III TA. 2016 yang merupakan bentuk latihan sebagai tanggap darurat bencana dengan mempersiapkan satuannya bersama instansi pendukung, untuk penanganan penanggulangan bencana yang terjadi di wilayah tanggung jawabnya.    

Bencana adalah suatu peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan serta penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik faktor alam maupun non alam dan human error sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerugian harta benda, kerusakan lingkungan dan dampak psikologis. Setingkat  satuan Korem harus memperhatikan betapa perlunya koordinasi dalam pengambilan keputusan serta adanya pelatihan kemampuan penyelamatan, yang seluruhnya dapat kita peroleh dengan cara melakukan latihan-latihan secara terintegrasi bersama aparat terkait lainnya.   Pentingnya penanggulangan bencana untuk dilakukan secara efektif dan efisiensi  yang berdaya guna serta berhasil guna. Idealnya suatu daerah harus mampu menangani kejadian bencana skala daerah, serta mengatasi jumlah korban yang sekecil-kecilnya. 

Latihan posko I merupakan suatu program latihan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya oleh setiap satuan komando kewilayahan.  Materi latihan geladi posko I, biasanya disesuaikan dengan kebutuhan pelaksanaan tugas satuan dalam operasi militer perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP). Pelaksanaan tugas satkowil dalam OMSP antara lain ialah, penanganan penanggulangan bencana didaerah maupun  pemberdayaan wilayah pertahanan di darat guna mewujudkan pertahanan wilayah darat.   Jadi Latihan Posko I adalah suatu metoda latihan taktis tanpa pasukan, sedangkan pelaku diberikan serangkaian keadaan dan kejadian yang sambung menyambung.   Setiap keadaan dan kejadian yang diberikan tersebut, mengandung persoalan yang harus dipecahkan dan meminta keputusan, rencana, perintah dan tindakan dari pelaku yang berperan sebagai Komandan dan Perwira Staf dari Markas yang dilatih.     Pembinaan kemampuan Prajurit TNI AD harus dilakukan secara terus menerus, terencana, terarah dan terukur. Hal ini tentu selaras dengan upaya meningkatkan profesionalisme Prajurit, agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.  (Penrem 083/Bdj)

 

Berikan tanggapan Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here