Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Erik Setyo Santoso (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Keradaan Taman di Kota Malang terus digandrungi masyarakat. Area terbukanya menjadi destinasi wisata murah meriah yang dapat dimanfaatkan setiap saat.

“Apalagi kan taman memang gratis, jadi revitalisasi dengan menggandeng berbagai stakeholder selalu kami upayakan,” kata Erik Setyo Santoso, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Malang kepada Awak Media, beberapa menit lalu.

Menurutnya, kota Malang memiliki berbagai area kosong yang berpotensi untuk dikembangkan. Di antaranya Taman Kawi dan Hamid Rusdi yang dalam waktu dekat juga akan direvitalisasi menggunakan dana CSR.

Jika tidak dilakukan pembenahan, akan menimbulkan kawasan kumuh dan sektor informal.

Sementara dengan adanya penambahan taman tersebut, maka perawatan dan pengembangan taman pun otomatis bertambah. Secara keseluruhan, tidak kurang 300 petugas komando yang melakukan perawatan dan menjaga kebersihan setiap titik taman.

“Termasuk juga polisi taman, yang menjaga kemanan area taman,” tambah Erick.

Erick menyebutkan, dalam satu tahun sekitar 50 tenaga harian lepas yang bertugas melakukan pemeliharaan taman dengan gaji per harinya antara Rp 60 ribu sampai Rp 65 ribu per orang. Sekitar Rp 1,9 Juta per bulannya dikantongi oleh para petugas tersebut.

“Dana yang digelontorkan untuk pemeliharaan dan perawatan taman secara keseluruhan sebesar Rp 7 Miliar,” urai pria ramah ini.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here