Tak Jadi Dihadiri Presiden, Pembukaan KPN 2018 Tetap Meriah
Pembukaan KPN 2018 di Desa Lebakharjo Kabupaten Malang (Dhimas)

MALANGTODAY.NET – Karang Pamitran Nasional (KPN) 2018 di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, resmi dibuka, Selasa (14/8). Meskipun tak dihadiri Presiden RI, Joko Widodo tapi pembukaan KPN 2018 tetap berlangsung meriah.

Bertepatan dengan Hari Pramuka ke-57, Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka, Soekarwo membuka langsung KPN 2018 tersebut. Kegiatan itu diikuti sekitar 4.120 pembina pramuka dari 417 Kwartir Cabang (Kwarcab) dan 32 Kwartir Daerah (Kwarda) seluruh Indonesia.

Baca Juga: Sepintas Keren, Gaji Karyawan di Stasiun TV Nasional Bikin Kamu Ngelus Dada!

Pakde Karwo juga menyampaikan beberapa pesan dari Presiden Jokowi kepada peserta KPN 2018. Perkembangan teknologi informasi menjadi salah satu pesan yang disampaikan pada acara pembukaan itu.

“Era teknologi informasi seperti saat ini adalah penguasaan dan kreasi di bidang teknologi, utamanya adalah komunikasi.  Jika mampu menguasai teknologi komunikasi, maka akan bisa memajukan bangsa,” kata Pakde Karwo.

Baca Juga: 4 Jurnalis Ini Tewas Secara Tragis Saat Bertugas, Ada yang Dipenggal!

Selain itu, menurut Pakde Karwo, ada suatu kebanggaan tersendiri kegiatan pramuka berskala besar di pusatkan di Kabupaten Malang.

“Kita bangga karena kegiatan ini dipusatkan di Kabupaten Malang. Apalagi, Desa Lebakharjo merupakan desa Pramuka dan pernah dua kali menjadi even kepramukaan dengan taraf Internasional,” terangnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Akan Kirim Bintang Timnas U-16 ke Liverpool

Kemeriahan dalam upacara pembukaan itu juga terasa dengan penampilan 1.000 penari yang menyajikan tarian kolosal Garuda Nusantara. Penampilan tari itu dipersembahkan pramuka dari Kwarda Jatim.

Tarian itu sendiri bercerita mengenai kehidupan pramuka di Desa Lebakharjo. Selain itu juga menggambarkan tentang ketangguhan burung Garuda sebagai lambang bangsa Indonesia.


Reporter: Dhimas Fikri
Editor: Swara Mardika