Pedagang Pasar Merjosari Keukuh Tak Mau Pindah, Ini Komentar Pemkot
Pasar Merjosari @MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Terkait berhentinya penarikan retribusi Pasar Merjosari, para perwakilan pedagang hari ini memilih melakukan sosialisasi secara mandiri. Masing-masing pedagang, ditarik biaya sebesar Rp 3.000 untuk kebutuhan kebersihan sampah dan keamanan pasar.

“Sudah kami kondisikan sebagai antisipasi penarikan retribusinya, dan tadi pagi sudah kami tarik setiap pedagang untuk sosialisasi,” kata Perwakilan Pedagang Pasar Dinoyo, Sabil El Achsan, beberapa saat lalu.

Menurutnya, beragam upaya terus didiskusikan untuk mengantisipasi setiap permasalahan yang muncul tersebut. Karena sekarang, dengan statusnya yang ilegal, pedagang pasar harus melakukan setiap keperluan tanpa mendapat perlindungan dari pemerintah daerah.

Terpisah, Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji memaparkan, dengan diberhentikannya penarikan retribusi oleh Dinas Pasar, berarti bentuk perizinan dan legalitas pasar dari pemerintah sudah tidak ada. Artinya, secara tidak langsung, Pasar Merjosari saat ini memang berstatus sebagai pasar ilegal, sejak dicabutnya SK Pasar Merjosari sebagai pasar penampungan sementara.

“Karena jika Dinas Pasar masih menarik retribusi, itu tidak benar,” pungkasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.