Kendaraan hias yang ikut dalam pawai (Yoga)

MALANGTODAY.NET – Plt Walikota Malang, Drs H Sutiaji menyebut bahwa tanaman-tanaman di seputaran Balai Kota Malang dan Alun-Alun Tugu merupakan herritage.

“Jadi (herritage) tidak hanya bangunan. Berdasarkan penelitian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), tanaman yang ada di sini juga herritage,” kata Wali Kota Malang terpilih periode 2018-2023 ini, Minggu (19/8).

Baca Juga: Meninggal, Ini Dia Fakta Menarik Kofi Annan, Mantan Sekjen PBB Mirip ‘Tuhan’

Lanjut dia, sebutan herritage itu dikarenakan usianya tanaman-tanaman itu sudah mencapai lebih dari 100 tahun. Ia menyebut diantaranya tanaman trembesi, kenari, dan pohon beringin.

“Tanaman-tanaman tersebut juga harus kita lestarikan keberadaannya” papar Sutiaji saat menghadiri Festival Kendaraan Hias Tahun 2018 dengan tema ‘Malang Guyub Indonesia Satu’ di halaman depan Balai Kota Malang.

Baca Juga: Sambut Iduladha Dengan Puasa Tarwiyah dan Arafah, Ini Keutamaannya

Untuk itu, ia berharap kepada seluruh masyarakat Kota Malang, agar senantiasa ikut berperan serta memajukan Kota Malang melalui kreativitas. Karena secara fisik, Kota Malang memang relatif sedikit memiliki objek wisata alam.

“Pawai kendaraan hias ini menjadi salah satu wahana bagi tumbuh kembangnya kreativitas dan potensi bidang seni, budaya, dan pariwisata yang diharapkan mampu ikut memperkuat branding city yakni Beautiful Malang, sehingga kunjungan wisata domestik maupun mancanegara dapat meningkat,” paparnya.

Baca Juga: 4 Kasus Pembakaran Tempat Ibadah di Indonesia, Nomor 2 Parah Banget!


Reporter: Rahmat Mashudi Prayoga
Editor: Swara Mardika