Soal Peningkatan Status Abd Saleh, Tiga Pemda Kompak
Bandara Abdul Rachman Saleh di Kabupaten Malang@Instagram-andrew_transportation_gallery

MALANGTODAY.NET – Pemerintah Kabupaten Malang kini tidak sendiri lagi dalam upayanya untuk meningkatkan status Bandara Abdul Rachman Saleh menjadi bandar udara Internasional. Dua pemerintah daerah, Pemkot Malang dan Batu ikut mendukung penuh langkah Pemkab Malang.

Hal itu terjadi usai pertemuan antara tiga kepala daerah Malang Raya yang berlangsung di Kota Malang beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, peningkatan status Bandara Abdul Rachman Saleh menjadi topik yang dibahas Bupati Malang, Rendra Kresna; Plt Walikota Malang, Sutiaji dan Walikota Batu, Dewanti Rumpoko.

Baca Juga: Lewat Contra War, Pemkab Malang Menuju Top 40 Inovasi Pelayanan Publik

Sinergisitas antara tiga pemerintah daerah itu memang diperlukan saat ini, mengingat jika nantinya peningkatan status Bandara Abdul Rachman Saleh menjadi Internasional terealisasi, maka kembali lagi tidak hanya Pemkab Malang saja yang diuntungkan tapi seluruh komponen di Malang Raya.

Ditegaskan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang, Tomie Herawanto, bahwa penguatan infrastruktur harus dipersiapkan jika suatu daerah ingin mendapatkan predikat kawasan strategis Nasional, termasuk di Malang Raya.

“Malang Raya sudah punya Bandara Abdul Rachman Saleh dan juga Bromo Tengger Semeru, ditambah lagi kalau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Badan Otorita Pariwisata (BOP) telah ditetapkan, itu merupakan sebuah nilai tambah dalam proses realisasinya,” kata Tomie, Rabu (29/8).

Baca Juga: Beginilah Keseruan SMK N 2 Sukoharjo Kunjungi Repoeblik Telo

Pemkab Malang sendiri hingga saat ini masih terus menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat dan Kementerian terkait, soal peningkatan status bandara tersebut. Menurut Tomie, selama ini Pemkab Malang sudah berperan aktif.

“Komitmen dan fokus untuk segera merealisasikan Bandara Abdul Rachman Saleh menjadi bandara Internasional juga harus ditunjukkan oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat,” pungkasnya.


Reporter: Dhimas Fikri
Editor    : Endra Kurniawan

Loading...