MALANGTODAY.NET – Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan Seminar Pro dan Gelar Produk (SenasPro) 2016. Dengan mengusung tema Inovasi Hilirisasi Produk Riset dan Pengabdian Masyarakat Menuju Indonesia Berkemajuan dan Berdaya Saing, kegiatan ini bertujuan menjadi wadah bagi para peneliti untuk ujung gigi.

Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemenristek Dikti, Prof Dr Ocky Karna Radjasa MSc, menyebutkan, pameran dalam kegiatan ini diramaikan oleh 25 stand peserta Nasional dan Internasional dan diikuti lebih 150 peserta.

Sementara untuk seminar, lanjut Ocky, menghadirkan pembicara diantaranya peneliti Universitas Jawaharlal Nehru India Dr Gautam Kumar Jha, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Dr Iskandar Zulkarnain, staf ahli Menteri Pertahanan Prof Dr Ir Bondan Tiara MSi, dan pakar matematika UMM Prof Dr Yus Mochamad Cholily MSi.

“Riset dasar sebagai awal melangkah ke riset Technologi Reading Level (TRL). Sekitar 8 dari 12 riset berasal dari Indonesia untuk level Asia. Sebuah prestasi tersendiri, meski kita tertinggal oleh Malaysia, Singapura dan Thailand,” kata Ocky dalam presentasinya.

Tak hanya itu, dia juga menambahkan, berbagai kebijakan pemerintah terkait pengembangan teknologi, riset dan perkembangan penelitian di Indonesia untuk lebih ditingkatkan. Harapannya, selain memotivasi para peneliti, seminar ini bisa menjadi sarana bagi peneliti untuk memamerkan hasilnya. (pit/ind)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda