dok. muhammad arief

MALANGTODAY.NET  – Tantangan dunia pendidikan dalam abad 21 adalah menyelaraskan perkembangan tekhnologi yang demikian cepat dengan kemampuan guru dalam menyampaiakan menyampaikan materi ajarnya.

Menghadapi tantangan jaman itu sekolah-sekolah di Muhammadiyah Kabupaten Malang lakukan Pendidikan dan Latihan Online. Dalam diklat yang ditujukan sebagai peningkatan kemampuan ICT (Infortion and Communication Technology), disampaikan dalam bentuk Social Learning Network.

Diklat diadakan oleh Seamolec, sebuah institusi yang bernaung dibawah Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) atau Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan se Asia Tenggara yang bertanggung jawab untuk mengembangkan Pendidikan Terbuka dan Pendidikan Jarak Jauh di Asia Tenggara.

“Saat ini kita berada pada era kelas digital. Sehingga penugasan guru kepada siswanya bisa disampaikan melalui tekhnologi internet,” ujar Puryanto SST, staf IT Content  pada Seamolec, yang menjadi fasilitator dalam diklat tersebut.

Ia menambahkan, keunggulan kelas digital adalah pengalaman yang diperoleh siswa lebih variatif dan tidak konvesional. Goal dari  pelatihan ini adalah menjadikan sekolah di lingkup Muhammadiya sebagai percontohan.

Akan tetapi, dalam penerapan kelas digital, sekolah harus punya kebijakan dan konsistensi. Sebab menurutnya, adanya ketimpangan yang jauh dalam penguasaan tekhnologi antara guru dan siswanya.

“Yang dihadapi guru saat ini adalah generasi Z, sedangkan gurunya masih dalam generasi X. Sehingga guru harus ekstra dalam mengejar dan mengikuti perkembangan tekhnologi,” imbuhnya.

Pelatihan juga diisi dengan simulasi tanya jawab dalam bentuk video  conference. Sekaligus sebagai ajang belajar guru-guru memasuki era masa depan.
Sedangkan permasalahan dan tantangan yang saat ini ada di depan mata adalah ketersediaan jaringan. Menurutnya, problem terbesar Jaringan komunikasi dan fasilitas masing-masing sekolah yang belum seragam.

Program yang sudah menjadi pilot project Bandung ini ada dalam aplikasi sederhana dan instan. Meski menggunakan interface sosial media, aplikasi ini tetap tertutup dan dilindungi dengan akun password. Karena sifatnya ringan dan sederhana, aplikasi ini tidak membutuhkan server dan operator khusus.(muhammad arief)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda