MALANGTODAY.NET – Tak hanya seminar dan talkshow nasional, Scientific Great Moment yang diselenggarakan Fakultas Teknologi Pertanian UB siang ini juga dihiasi dengan berbagai pameran teknologi. Tidak kurang dari sepuluh jenis teknologi dipamerkan, salah satunya milik Brawijaya Robotics Team dengan berbagai jenis robot cantik yang memiliki keunikannya masing-masing.

Ketua Divisi Robotika Teknik Elektro UB, Achnafian Rafif Zufaryansyah mengatakan, dalam kesempatan kali ini pihaknya memamerkan dua robot terbarunya, yaitu robot seni tari dan robot pemadam api. Keduanya di desain sesuai dengan kebutuhan yang awalnya bermula dari kebutuhan lomba dalam kancah nasional.

“Sebagian besar kreativitas kami memang muncul dari kebutuhan lomba,” katanya.

Dicontohkannya untuk robot seni tari misalnya. Robot berbalut busana daerah itu sebelumnya diikutsertakan dalam kontes robot Indonesia yang tahun ini sudah dilaksanakan pada Juni lalu. Robot ini didesain unik dan dapat menari layaknya penari.

Selain itu, robot itu pun diberi karakter dengan penyematan nama, Reena dan Rajwa. Penamaan tersebut menurutnya bukan tanpa alasan, tapi menjadi sebuah harapan. Karena Reena sendiri berarti berlian, sedangkan Rajwa bermakna harapan.

Selama berkreasi, menurutnya ada beberapa kesulitan yang memang menjadi kendala. Terutama terkait peralatan yang masih belum memadai. Sementara dalam setiap pembuatan robot mereka dituntut untuk memberi hasil yang maksimal.

“Sejauh ini kami masih menggunakan alat secara manual, tapi hasilnya sangat memuaskan,” beber Ryan.

Sementara ketika disinggung terkait nominal yang dibutuhkan dalam setiap kali membuat robot, ia menyebut bahwa tidak sedikit budget yang dikeluarkan. Masing-masing robot menghabiskan dana tidak kurang dari Rp 50 juta. Sedangjan dana terbesar paling banyak adalah untuk kepentingan riset.

“Karena kami di bawah naungan Fakultas dan Universitas, maka kamk selalu mendapat support dana dari kampus. Sekarang kami juga mendapat support dari alumnus,” pungkas Ryan.

Berikan tanggapan Anda