Malangtoday.net – Dalam rapat Paripurna yang digelar siang tadi, DPRD Kota Malang menyampaikan pandangan Badan Anggaran (Banggar) terkait kesepakatan bersama atas Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUAPPAS) APBD 2016.

Dalam pandangan Banggar yang disampaikan Sekertaris DPRD, Joko Yuwono, ada beberapa pendapat dan saran yang harus dilakukan Pemerintah Kota Malang. Salah satunya beberapa perubahan dalam APBD, seperti adanya kenaikan belanja langsung dari Rp 964 miliar menjadi Rp 998 milar, belanja langsung dari Rp 877 miliar menjadi Rp 975 miliar serta kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp 379 miliar menjadi Rp 386 miliar.

"Setelah ada beberapa pembahasan Banggar berpendapat KUAPPAS Perubahan APBD dapat dilanjutkan pada tingkat berikutnya," kata Joko Yuwono dalam paparannya, Senin (3/10).

Dia juga mengatakan jika Banggar juga memiliki sebanyak enam rekomendasi dalam pandangan kali ini, yaitu Dinas Pasar harus optimal dalam menangani pasca kebakaran Pasar Besar, penegakan tegas pada tower ilegal,  Pasar Dinoyo agar ada Setifikat Layak Fungsi (SLF), Rusunawa Buring II harus ada kejelasan, peningkatan retribusi parkir dan juga pemakaian Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT).

Berikan tanggapan Anda