dok. humas pemkot malang

MALANGTODAY.NET – Kota Malang kembali menoreh penghargaan, kali ini Kota Malang meraih penghargaan Kepala Daerah Berintegritas Dalam Penyiapan Calon Kepala Sekolah yakni penghargaan Kawastara Pawitra.

Penganugerahan yang berlangsung di Hotel Novotel Surakarta ini dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan RI Muhajir Effendi.

Dalam sambutannya Muhajir menegaskan dan menekankan pendidikan karakter harus menjadi  perhatian para pendidik dan khususnya para kepala sekolah.

“Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) menjadi institusi yang menilai kepatutan, kepantasan dan sertifikasi seorang guru patut menjadi kepala sekolah. Maka komitmen dan kesungguhan kepala daerah untuk terus mendorong guru mengikuti tahapan pencalonan kepsek melalui wadah ini, menjadi salah satu poin untuk mewujudkan pendidikan yang berkarakter,” tegas mantan Rektor UMM tersebut.

Salah satu langkah policy adjustmen (penyesuaian kebijakan) yang dilakukan Kemendiknas sesuai nawacita Presiden Jokowi adalah mewujudkan pendidikan berkarakter melalui reformasi manajerial kepala sekolah. Bahkan, menurut Mendiknas yang juga pengurus Muhammadiyah ini,  akan ada perombakan besar – besaran (pendekatan) di lingkungan kementerian pendidikan dan kebudayaan.

“Ini tentu berimbas kepada daerah, sehingga kita butuh dukungan dan komitmen Kepala Daerah,” katanya.

Ditambahkan Mendiknas yang juga dikenal sebagai pakar militer dan juga jurnalis senior, kewajiban mengajar (jam mengajar) seorang guru itu harus disamakan dengan jam bekerja ASN yakni 8 jam, “Cuma jangan dipahami 8 jam itu meluluh untuk pengajaran yang bersifat akademis. Karena kegagalan kita dalam proses pendidikan lebih karena pemahaman itu, tanpa memperhatikan pendidikan yang bersifat literasi. Seiring hal itu, akan kita dorong lebih banyak muatan pengajaran seni budaya, olahraga dan interaksi sosial,” terangnya.

Sementara itu, Mohammad Anton,  Walikota Malang, pasca menerima penghargaan dari Mendiknas, menyatakan dukungannya terhadap pemikiran serta rencana program dari Mendiknas, “Kita mendukung kebijakan Beliau, lebih -lebih terkait dengan pembangunan karakter serta menjadikan output pendidikan nasional bersertifikat nasional, “ujar Abah Anton.

 

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda