Angkot Kurang Diminati, Nanda: 'Saatnya Perbaiki Managemen'
Anggota DPRD Kota Malang, Yaqud Ananda Gudban (Pipit)

MALANGTODAY.NET – Anggota DPRD Kota Malang, Yaqud Ananda Gudban menegaskan, agar pemerintah kota lebih teliti dalam melakukan sebuah perencanaan. Sebab jika berkaca pada tahun sebelumnya, ada beberapa proyek dengan anggaran sangat besar dan tidak mampu dijalankan. Akhirnya, menyisakan SiLPA dan tidak terserap dengan baik.

Menurutnya, pengangguran harus dibuat lebih matang untuk kebutuhan belanja masyarakat. Karena jika mengacu pada SiLPA 2016, terlihat bahwa ada perencanaan yang tidak benar. Beberapa anggaran besar pun bahkan tidak terlaksana.

“Tahun ini, kami harap tidak ada lagi SiLPA, dan semua tersalurkan dengan baik untuk masyarakat,” kata perempuan berhihan ini kepada Media beberapa saat lalu.

Nanda, menyebutkan, beberapa proyek besar yang menjadi sorotan di antaranya adalah pembangunan Islamic Centre, Monorel, pemugaran taman, hingga hal-hal kecil di Dinas PU yang apabila diakumulasi kan memiliki nilai yang sangat besar.

“Pertanyaannya sekarang, apakah mampu pemerintah mereliasisikan berbagai proyek besar itu. Kita harus terus mengkritisi itu,” tambah anggota Komisi B DPRD Kota Malang ini.

Tak hanya itu, ia juga menekankan, agar konsentrasi pembangunan pemerintah lebih tertuju pada pemberdayaan masyarakat. Sebab ketika masyarakatnya berdaya, maka pemerintah akan terbantu dengan sendirinya. Sedangkan untuk sekarang, pembangun yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat masih belum dapat dilihat secara kasat mata.

“Kalau dilihat prisentasenya, kenaikan paling tidak lebih dari satu persen, bahkan sama dengan tahun sebelumnya,” tutup Nanda.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.