MALANGTODAY.NET –  Produk hand made asal Kota Malang memang memiliki peminat yang tidak sedikit. Karena beberapa produk yang dihasilkan sudah tembus ke pasar nasional, bahkan beberapa diantaranya sudah sampai di belahan Asia. Salah satunya Almira hand made yang menawarkan produk fashion dengan balutan sulam yang cantik.

Pemilik Almira Hand Made, Nurul menyebutkan, usaha yang dimulai sejak tahun 2011 itu selalu dibanjiri order. Peminatnya tak hanya berasal dari Malang Raya, melainkan penjuru Indonesia. Mulai dari Surabaya, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Sumatera.

“Karena kami nggak retail, dan menerima reseller, jadi peminatnya sangat besar. Kalau ke luar negeri sudah ke Hongkong salah satimunya,” ujar ibu tiga anak ini.

Menurutnya, dalam satu bulan ia mampu menghasilkan lebih dari 2000 peaces produk. Mulai dari kerudung, kebaya, mukenah, hingga souvenir. Semnetara pada masa high season seperti menjelang Idul Fitri, ia bisa memproduksi lebihbdari 6000 peaves per bulannya.

“Saya memiliki tenaga sekitar 100 pekerja,” katanya.

Dia menyebutkan, untuk terus bertahan dalam dunia fashion ini, ia memilih mengembangkan tren klasik. Sehingga, produknya bisa terus bertahan dari masa ke masa.

“Nggak ada basinya, dan orang masih terus mencari,” beber Nurul.

Meski begitu, lanjutnya, produksi hand made sepertinya juga memiliki berbagai kendala. Terutama terkait sumber daya manusia yang jumlahnya memang tidak banyak. Sementara peminat sulam sendiri terus bertambah dan membutuhkan tenaga kerja yang telaten dan ulet.

” Saya harus mentainance para pekerja, karena setiap tahun pasti berkurang. Orang yang suka menyilam memang tidak banyak,” pungkas dosen Tata Busana Universitas Negeri Malang ini.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda