MALANGTODAY.NET – Sebagai kota pendidikan, Malang memang selalu menarik perhatian para pelajar dari seluruh Indonesia, bahkan luar negeri. Selain muatan pendidikan formal, pendidikan religi yang tak kalah banyaknya ini juga banyak membuat para pelajar memilih Malang sebagai tujuan utama.

Seperti yang dirasakan Haisam misalnya. Pemuda asal Thailand ini tak hanya puas mengemban ilmu formal di Universitas Islam Negeri Malang (UIN), melainkan juga jatuh hati dengan sistem pengajaran yang diterapkan di PPTQ Raudhatussalihin. Sebuah pondok pesantren khusus untuk penghafal Al-Quran yang terletak tepat dijantung Kota Malang.

“Dulu saya tidak sengaja melanjutkan pendidikan di pondok ini, karena awal yang tertarik adik, dan saya hanya mendampingi. Tapi kemudian saya melanjutkan, dan adik saya kembali ke Thailand, karena masih terlalu kecil,” ungkap pria berkacamata ini.

Menurutnya, sejak masih kecil ia dan keluarga memang dibiasakan untuk menghafal Al-Quran. Di tahun ini, ia pun berhasil menyelesaikan hafalannya dan menggelar subjek sebagai wisudawan dari PPTQ Raudhatussalihin.

Ilmu yang ia emban selama lebih dari enam tahun, tepatnya sejak tahun 2010 itu menurutnya akan ia tularkan di tempat asalnya. Sebab, dalam waktu dekat ia pun memutuskan kembali ke Thailand.

“Karena Di Thailand juga ada Yayasan keluarga yang dikelola bersama,” terangnya.

Meskipun pada awalnya sempat merasa kesulitan karena perbedaan budaya, lanjutnya, tapi ia merasa senang dapat menempuh pendidikan di Kota Malang. Karena selain berhasil dari pendidikan formal di salah satu perhuruan tinggi kenamaan di Malang, ia pun masih terus dapat memperdalam ilmu agamanya.

“Menghafal Al-Quran bukan hal yang susah, tapi menjaganya todak mudah,” papar Haisam. (pit)

Berikan tanggapan Anda