Polres Malang Kota Kembali Tunda Rilis Resmi Terkait OTT

MALANGTODAY.NET – Rasa penasaran publik terhadap tindak lanjut dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salah satu pejabat Pemkab Malang, masih harus kembali tertunda.  Setelah penangkapan yang terjadi Selasa (25/10) malam lalu, di rumah kediaman Suwandi Jalan PTP II Nomor 17, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang hingga kini belum jelas status hukumnya.

Hingga siang ini, keterangan resmi terkait status hukum yang bersangkutan juga belum bisa diberikan. Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Polres Malang Kota AKP Nunung Anggreini yang dihubungi MALANGTODAY.NET hanya merespon menunggu Kapolres, tanpa ada kepastian yang jelas kapan waktunya sedang di mana Kapolres Malang sekarang.

Sebelumnya, Malang Corruption Watch (MCW) sudah meminta Polres Malang Kota bertindak transparan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala Badan Kepegawian Daerah (BKD) Kabupateb Malang Suwandi.

Badan Koordinator MCW, Zainuddin, menjelaskan bahwa dalam penangkapan terhadap pelaku korupsi 1×24 jam, Polisi sudah harus memberikan informasi kepada masyarakat terkait status yang bersangkutan.

Zainuddin menambahkan, penegak hukum tidak boleh tertutup dalam meberikan informasi kepada masyarakat, apalagi menyangkut kasus korupsi. Karena ini menyangkut kepentingan publik akan informasi.

Selain itu juga, kata dia, Bupati Malang H Rendra Kresna dalam kasus OTT stafnya, juga harus terbuka kepada masyarakat, dan jangan menutup-nutupi masalah tersebut. Sebab, pelaku pungli sebagai atensi langsung Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo. Sehingga bupati harus mendukung kebijakan Presiden untuk memberantas pungli.(rik).

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda