Peringati Suro, Rendra Ajak Umat Islam Kembali Teladani Para Wali

MALANGTODAY.NET – Keberhasilan pendekatan dakwah yang diusung para wali dengan memanfaatkan wayang sebagai media penyampaian nilai-nilai luhur layak terus dilestarikan. Sebab, hanya dengan pendekatan budaya penyebaran agama Islam berlangsung dengan damai tanpa ada pertentangan yang menyebakan pertumpahan darah.

Hal itu yang disampaikan oleh Bupati Malang, Rendra Kresna dalam peringatan tahun baru Hijriah di Pondok Pesantren Hasbunallah Kecamatan Lawang. Menurutnya, Peringatan Hijriyah atau dikenal juga sebagai peringatan Bulan Suro bagi kalangan Jawa memang sangat kental dengan pesan-pesan moral.

‚ÄúSalah satu upaya keberhasilan Islam di Nusantara adalah metode dakwah damai dengan budaya, seperti yang dilaksanakan para wali 9,” ungkap Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna saat menghadiri pagelaran wayang di ponpes tersebut, kemarin malam.

Pondok Pesantrren, sebagai lembaga pendidikan Islam mengadakan peringatan tahun baru Hijriyah dengan mengadakan pergelaran wayang kulit, bukanlah sesuatu yang aneh. Sebab menurutnya, tugas utama Pondok Pesantren adalah mengajarkan kebaikan, selaras dengan yang ada dalam cerita-cerita pewayangan.

Wayang bukan hanya hiburan rakyat tetapi untuk menyampaikan beberapa pesan pesan moral dan agama, dengan cara ini pula budaya di tanah air tidak pudar tetapi khasanah beragama sukses tersebar tanpa pertumpahan darah,” ungkapnya.

Dengan dihadiri ribuan jamaah serta Muspika Kecamatan Lawang, KH. Drs. Syaikhul Ghulam Muqoddas atau akrab dipanggil Abi Lawang selaku pemimpin pondok menyampaikan terima kasih dan bangga karena Kabupaten Malang saat ini dipimpin Bupati yang religius dan peduli akan kesenian budaya.

“Hampir setiap kali mengadakan kegiatan Pak Rendra ini selalu aktif, baik menghadiri pengajian dan Pagelaran wayang,” ulas Abi Lawang.

Dalam acara tersebut selain ada wayang kulit yang mengangkat lakon “Semar Mbabar Jati diri” oleh Dalang Ki Marsudi, juga menampilkan hiburan lawak oleh komedian terkenal H. Topan yang asli warga Kabupaten Malang.

Berikan tanggapan Anda