Foto : Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri saat memberikan keterangan kepada awak media (yoga)

MALANGTODAY.NET – Seorang Ketua KPPS di Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, dilarikan ke rumah sakit usai nekat menusuk perutnya dengan golok. Kepolisian menyebut jika upaya bunuh diri ditengarai stres akibat ada selisih dalam penghitungan suara dalam Pemilu 2019 yang saat ini tengah berlangsung.

“Yang bersangkutan kelelahan dan stres, karena ada selisih dalam penghitungan terkait di suara DPD dan DPRD Kota Malang,” kata Asfuri, beberapa saat lalu.

Asfuri menjelaskan, korban yang diketahui adalah SU (42) itu ditemukan di dalam kamar oleh keluarganya dengan luka tusuk di perutnya. Setelah dinterogasi, SU mengaku kelelahan dan stres akibat selisih suara pada saat penghitungan di TPS 07 Kelurahan Lesanpuro.

“Kejadiannya pada pukul 09.00 WIB. Beruntung aksi itu segera diketahui, dan korban dibawa ke RS Panti Nirmala untuk menjalani perawatan medis,” jelasnya.

SU yang bertempat tinggal di Lesanpuro Gang II itu, juga tercatat sebagai ASN yang bertugas di Rektorat Universitas Brawijaya (UB) Malang. Kondisi terakhir, SU masih berada di ruang operasi. Informasi ini juga sudah diketahui oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang.

“Sudah dengar, masih saya lakukan pengecekan terlebih dahulu,” jelas Komisioner KPU Divisi Sosialisasi, Ashari Husein.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.