Penodong Pistol Diduga Oknum Polisi, Ini Tanggapan Kapolresta Malang
Kapolres Malang belum menerima laporan terkait perisitiwa penodongan senjata yang diduga oknum polisi belum@MalangToday/yog

MALANGTODAY.NET– Kapolres Malang Kota, AKBP Decky Hendarsono mengaku masih belum mendapat laporan terkait adanya peristiwa penodongan senjata api yang terjadi dikawasan Tunggul Wulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (16/03).

“Saya belum menerima laporan terkait hal itu. Kalau memang ada silahkan melapor. Kita belum tau kalau melihat jenis senjatanya saja, apakah anggota atau bukan. Karena tidak bisa juga kalau informasi tersebut hanya dari seseorang saja,” kata Decky Hendarsono.

Pasalnya, menurut keterangan saksi hal itu dilakukan seorang pengendara mobil Honda CRV bernomor polisi B 8120 XU. Kejadian berawal saat ada penyebrang jalan yang sudah melambaikan tangan, namun mobil tersebut justru melaju dan menodongkan pistol kepada orang yang diketahui seorang mahasiswa itu.

“Tadi mobil terus memaksa jalan untuk berbelok ke arah Dusun Gondang. Akhirnya siku tangan dari mahasiswa itu menyenggol spion mobilnya. Lalu orang tersebut turun dan menodongkan senjata untuk mengancam,” ungkap Jamil, mantan Kepala Desa Tunggulwulung yang kebetulan lewat.

Menurut Jamil, korban tidak mengindahkan hal itu sehingga pengemudi masuk kembali kedalam mobil. Namun ia sempat melihat senjata api tersebut dengan ciri tidak seperti senjata revolver yang terdapat cylinder tempat mengisi amunisi.

Menyikapi hal itu, Kapolres Malang Kota belum bisa memberikan jawaban terkait sanksi yang diberikan jika pelaku adalah anggota kepolisian.

“Ya harus ada laporan dulu, sehingga ada titik terang siapa oknum tersebut. Setelah itu baru bisa diberikan sanksi,” jelas Decky.(yog/zuk)

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here