Workshop prospek dan model pendidikan Program Vokasi manajenen Logistik dan bisnis properti di Universitas Muhammadiyah Malang (Istimewa)
Workshop prospek dan model pendidikan Program Vokasi manajenen Logistik dan bisnis properti di Universitas Muhammadiyah Malang (Istimewa)

MALANGTODAY.NET Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan workshop prospek dan model pendidikan Program Vokasi manajenen Logistik dan bisnis properti Selasa, (8/1/2019). Acara yang bertempat di Gedung Kuliah Bersama (GKB) IV UMM ini diisi oleh Kepala Departemen Logistik PT Pos Indonesia, Dr Suntoro dan Housing Finance Center Bank BTN, Arfita M.

Suntoro menilai, kesenggangan antara ketersediaan dan permintaan sumber daya manusia (SDM) tenaga ahli logistik cukup besar. Sehingga Indonesia membutuhkan banyak tenaga ahli logistik.

Baca Juga  UMM Beri Pakde Karwo Gelar Doktor Honoris Causa, Ini Sebabnya!

“Kebutuhan ahli logistik setiap tahun di Indonesia sekitar 17 ribu orang, dengan asumsi 1 perusahaan 2 orang tenaga ahli logistik, sementara ketersediaan dan kontribusi SDM di sektor logistik dari lembaga formal hanya ditopang oleh sedikit lembaga tinggi saja,” kata Suntoro, Selasa (8/1/2019).

Suntoro juga menambahkan bahwa sejauh ini, lembaga formal yang men-suply kontribusi SDM pada sektor logistik hanya beberapa lembaga pendidikan tinggi saja. Antara lain Poltek Pos Bandung, ST Logistik Bandung, Institut Teknologi Harapan Bangsa, ST Transportasi Jakarta dan Politeknik APP.

Suntoro mengapresiasi rencana dari UMM untuk mendirikan program Vokasi Manajemen Logistik dan Bisnis Properti lewat Pusat Pendidikan Vokasi (PPV).

“Dalam pendirian program ini, UMM telah turut membantu Indonesia menyuplai tenaga ahli logistik. Saya siap membantu dalam penyusunan kurikulum program vokasi ini,” ujarnya.

Menurut Suntoro logistik merupakan seni sekaligus ilmu yang mengatur, mengontrol arus barang, energi, informasi dan sumber daya lainnya, misalnya produk, jasa dan manusia. Tujuannya ialah mengoptimalkan penggunaan modal.

Prof. Dr. Syamsul Arifin selaku Wakil Rektor 1 mengungkapkan beberapa hal penting. Di antaranya beliau menegaskan perihal suka atau tidaknya pendidikan tinggi, harus respek dengan aktivitas di era industri 4.0.

Baca Juga  Tanda Kedekatan, Kemenhub Berikan Microbus kepada UMM

Menurut Syamsul, cara yang ditempuh adalah melalui program yang kreatif. Dengan demikian, para lulusan memiliki jaminan baik ketika masih kuliah hingga memasuki dunia kerja.

UMM sendiri memiliki perencanaan awal PPV ini yakni akan membuka 5 sekolah pada bidang keahlian dengan luas 12,5 hektare di Karangploso kabupaten Malang. Bidang-bidang itu berupa desain dan media, TIK dan elektronika, kesehatan dan hospitality, bisnis dan manajemen, dan agribisnis.


Penulis : Arbianus Rivaldi
Editor : Ilham Musyafa

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.