Polemik Unikama, Kubu Christea: Mereka Selewengkan Dana 26 Miliar
Suasana kampus Unikama (Rahmat Mashudi Prayoga)

MALANGTODAY.NET – Pengurus PPLP-PT PGRI (yayasan Unikama) kubu Christea Frisdiantara menuduh adanya penyelewengan dana mahasiswa Rp 26 miliar yang dilakukan oleh Rektor Dr Pieter Sahertian (kubu Soeja’i) bersama Wakil Rektor III Joice Soraya.

“Mereka melakukan penyelewengan dana mahasiswa sebesar Rp 26 miliar. Sebab, sampai saat ini uang yang ada di BRI tidak dapat dicairkan,” katanya Slamet Riadi, Kabid Aset Unikama kepada MalangTODAY belum lama ini.

Baca juga: Sidang Korupsi Kota Malang, Anton-Nanda Jadi Saksi Jarot

Menurut Slamet Riadi, keduanya yang dianggap sebagai aktor intelektual polemik Unikama telah memperkaya diri. Untuk itu ia menegaskan bila masalah di Unikama ini bukan karena adanya dualisme kepemimpinan rektor atau yayasan PPLP PT PGRI Unikama.

“Masalah Unikama bukan karena dualisme rektor. Tapi ada sekelompok orang yang menginginkan seluruh aset Unikama dikuasai secara pribadi,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga menuduh Pieter dan Joice selama ini telah menggunakan kekuasannya untuk melanggar ketentuan proses perkuliahan. “Mereka melakukan kejahatan dengan membuat ijazah S2 palsu dan Warek III sudah menjual tesis kepada calon S2,” tandasnya.

Baca juga: Olah TKP Tewasnya Eks Wakapolda Sumut Kembali Dilakukan, Begini Kata Polisi

Untuk itu, ia meminta para mahasiswa Unikama bersatu dan menyadari ini semua ini. Sehingga mereka mendukung Ketua Yayasan PPLP-PT PGRI Unikama, Cristea Frisdiantara yang mengklaim memiliki SK Kemenkumham.

“Jangan sampai kita dibodohi. Mereka tak mau keluar kampus karena tak bisa mempertanggungjawabkan keuangan Unikama,” jelasnya.

Loading...