PMII Unisma Lawan Radikalisme dengan Dzikir Bersama
Aksi yang dilakukan oleh PMII Unisma (Yoga)

MALANGTODAY.NET – Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) perlu diselamatkan dari kelompok-kelompok radikal. Hal ini membuat Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Islam Malang (Unisma) menetapkan tanggal 2 November sebagai momentum Bima Sakti 1A.

Kamis (2/11) siang, sekitar 200 anggota PMII Unisma ini melakukan dzikir bersama yang bertujuan untuk mendoakan NKRI agar selalu terjaga dari rongrongan kelompok yang dianggap sudah berbelok dari dasar negara atau radikal.

“Momentum Bima Sakti 1A ini di ambil dari nama Komisariat PMII yang berada di gedung Bima Sakti 1A. Dengan aksi ini, kami ingin mengingatkan bahwa Pancasila sebagai Ideologi bangsa jangan sampai digerogoti oleh paham yang bersebrangan Pancasila,” kata Divisi Mobilisasi Aksi PMII Unisma, Suhud Abdulah, beberapa saat lalu.

Lanjut mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) itu, aksi Bima Sakti 1A ini bersumber dari hasil urun rembug yang dilakukan oleh para aktivis PMII Unisma sebagai bentuk kepedulian untuk menjaga NKRI dari lingkungan Nadhatul Ulama.

“Jadi segala gerakan yang muncul hari ini, semua bersumber dari sana (markas PMII Unisma), sehingga kami sepakat tempat itu menjadi sakral bagi kami yang harus dijunjung tinggi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisariat PMII Unisma, Andriansyah menambahkan, peringatan ini dilakukan dengan dzikir agar jiwa manusia lebih tentram dalam menyikapi kehidupan dan sabar menghadapi segala cobaan.

“Dzikir itu menciptakan ikatan erat manusia dengan Tuhan, sehingga manusia tidak gampang putus asa,” tegasnya kepada MalangTODAY. (Yog/end)