Penuh Semangat, Napi Usia 65 Tahun Ini Jadi Peserta Tertua UN Paket A
ilustrasi @satu media

MALANGTODAY.NET – Ungkapan tuntutlah ilmu hingga ke liang lahat memiliki makna yang sangat dalam. Ungkapan tersebut memiliki arti kita sebagai manusia harus terus belajar hingga ajal menjemput.

Seperti yang terlihat pada Rosidi, kakek berusia 65 tahun yang menjadi narapidana (Napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ikut sebagai peserta ujian nasional (UN) paket A atau setara Sekolah Dasar (SD).

Rosidi yang sudah berusia 65 tahun merupakan peserta tertua dari 34 peserta UN paket A atau setara SD.

Kepala Lapas Kelas II B Sungailiat, Sofyan melalui Kasi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan kerja (Kasibinapigiatja), M Ikhsan di Sungailiat mengatakan sikap Rosidi diharapan dapat menjadi contoh bagi napi lainnya untuk melakukan hal yang baik meskipun usianya sudah tua, Menuntut ilmu tidak dibatasi dengan usia dan tempat, dimanapun bisa dilakukan selama mau belajar.

“Semangat belajar Rosidi termasuk menjadi peserta UN tertua dapat menjadi dasar acuan kami untuk mengusulkan yang bersangkutan mendapatkan hak pengurangan masa tahanan atau remisi pada waktu yang ditentukan nantinya,” katanya, Selasa (16/5).

Ia mengatakan, Rosidi yang menjalani masa tahanan selama tujuh tahun merupakan siswa dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKMB) di Lapas Sungailiat.

“Saya sengaja masukan sebagai peserta UN paket A, karena yang bersangkutan sudah mengikuti sejumlah jenjang belajar di PKMB yang sediakan,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Antara.(zuk)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.