Hasil produksi kaus sablon ONEDAY by Maatoon@Tim ONEDAY for MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Saat ini usaha kaus sablon menjadi salah satu bidang bisnis yang banyak diminati oleh kaum milenial. Selain menarik, usaha kaus sablon juga bisa dibilang menjanjikan. Kreativitas dalam menciptakan desain tentu menjadi modal utama yang harus dimiliki oleh pengusaha yang tertarik di bidang usaha jenis ini.

Dosen IKIP Budi Utomo Malang melalui program pengabdian masyarakat mengandeng pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna MAATOON, Desa Parangargo, Wagir, Kabupaten Malang untuk mengembangkan usaha kaus sablon dengan brand lokal.

Kaus sablon hasil produksi dari pemuda Karang Taruna tersebut memanfaatkan permainan bahasa, yaitu dengan menciptakan kata-kata yang menarik dan tidak semestinya. Sebelum membuka usaha, semua anggota Karang Taruna mendapatkan berbagai pelatihan, mulai dari pelatihan motivasi usaha, pelatihan desain, pelatihan menciptakan permainan bahasa, pelatihan keuangan, dan pelatihan pemasaran digital.

Pelatihan Program Kemitraan Masyarakat (PKM)@Tim ONEDAY for MalangTODAY

Tidak hanya itu, tim dosen IKIP Budi Utomo Malang yang terdiri dari Kingkin Puput Kinanti, S.Pd., M.A., Endang Setyo Astuti, S.Pd., M.Pd., dan Dwi Ulfa Nurdahlia, S.Pd., M.Si. juga melakukan pendampingan rencana usaha, pengadaan alat penunjang berupa mesin sablon digital (mesin pres dan mesin cutting), pendampingan produksi dan pemasaran.

Brand lokal

Brand usaha kaus sablon Karang Taruna MAATOON diberi nama ONEDAY (Made With Soul by Maatoon). Brand ini mengusung konsep muda bersemangat.

Hasil produksi kaus sablon ONEDAY by Maatoon@Tim ONEDAY for MalangTODAY

“Kaus-kaus didesain dengan kata-kata khas anak muda yang sarat dengan permainan bahasa. Seperti desain kaus “Wes Usaha Romantis Hasile Dramatis”, atau “Emansipasi/eman-eman(si) wanita). Semua kaus diproduksi dengan menggunakan mesin digital,” ungkap Kingkin.

Program Pengabdian Masyarakat ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang merupakan sinergi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IKIP Budi Utomo Malang, Direktorat Riset Pengabdian kepada Masyarakat Ditjen Penguatan Risbang Kemenristekdikti dengan masyarakat.

Serah terima alat penunjang program@Tim ONEDAY for MalangTODAY

“Dosen sebagai pelaksana kegiatan tridharma berkewajiban melaksanakan pengabdian masyarakat yaitu mentransfer Iptek kepada masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pemerintah dalam pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia,” tutupnya.

Penulis: Kingkin Puput Kinanti, S.Pd., M.A. (Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Budi Utomo Malang
Editor : Bang Endra

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.