Menghidupkan Kembali Desa Emas Hijau, KKN 80 UMM Ciptakan Inovasi Baru
Inovasi Mahasiswa KKN 80 UMM (Istimewa)

MALANGTODAY.NET–  Dalam rangka menghidupkan kembali pembudidayaan tanaman vanili, mahasiswa KKN 80 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan “Seminar dan Workshop Budidaya Vanili di dalam Pot” di Desa Tempursari, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Minggu (29/08/2018) lalu.

Seminar ini membahas tentang penggunaan media tanam baru untuk tanaman vanili. Hal ini lantaran desa yang terletak di Malang Selatan ini pernah menjadi desa tersohor dengan produksi vanili hingga berton-ton.

Baca Juga: Pemerataan Pembangunan, Akses Jalan Desa Terpencil Dapat Perhatian

Namun karena faktor hama dan kekurangan air, pembudidayaan vanili menjadi mati dan akhirnya masyarakat beralih profesi menjadi peternak.

KKN 80 mengenalkan media tanam baru yaitu menggunakan serabut kelapa, pot, pipa, tanah, dan pupuk ternak. Dengan media tanam ini, penanaman vanili menjadi lebih efektif karena air yang dibutuhkan hanya sedikit dan media untuk vanili tumbuh lebih aman karena terhindar dari hama.

Baca Juga: Unik! Satu Lagi Desa Wisata Hadir di Kabupaten Malang

Tujuan kami mengadakan seminar ini yaitu untuk membantu pembudidayaan tanaman vanili dan perekonomian masyarakat Tempursari.

Diharapkan dengan program ini nantinya media tanam ini dapat di teruskan dan menjadi solusi dari pembudidayaan vanili yang terhenti di Desa Tempursari.


Penulis  : TIM KKN 80 UMM
Editor    : Endra Kurniawan