Penyuluhan tentang “Pencegahan Pernikahan Dini” yang diberikan khusus kepada siswa-siswi MTs Al Ma’arif IX di Desa Gunungrejo@KKN UMM for MalangTODAY.net

MALANGTODAY.NET -Pengetahuan tentang seluk-beluk stunting yang merupakan kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan, sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya dinilai masih minim di masyarakat, terlebih yang ada di pedesaan.

Dengan latarbelakang ini lah, kelompok mahasiswa yang tergabung dalam program KKN (Kuliah Kerja Nyata) kelompok 131 Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan kegiatan penyuluhan bertajuk ‘Dampak dan Pecegahan Children Stunting’.

Selain penyuluhan, kegiatan ini juga diramaikan dengan pelayanan cek kesehatan gratis untuk masyarakat Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Senin (22/07/2019) lalu.

Kegiatan yang sukses digelar berkat hasil kerja keras dari Divisi Sosial Budaya dari kelompok KKN 131 UMM dengan Divisi Kesehatan Lingkungan dan yang dipandu langsung oleh bidan di Desa Gunungrejo Seti Asih Agustina A.Md. Keb.

Penyuluhan children stunting @KKN UMM for MalangTODAY.net

Penangung jawab program Tri Utami menjelaskan jika acara tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang dampak dan pencegahan children stunting.

” Acara ini ya tujuan utamanya bagaimana masyarakat di Desa Gunungrejo bisa tau akan bahayanya dari children stunting ini”, terang perempuan berparas ayu ini.

Ditemui di lokasi yang sama Asih banyak sekali indikator dari stunting itu sendiri. Dirinya menegaskan anak yang pendek belum tentu terkena stunting.

“Anak yang cenderung pendek bukan berarti mengalami stunting, karena indikator stunting dapat ditentukan melalui pengukuran lingkar kepala, tinggi badan, dan juga berat badan,” tuturnya saat menyampaikan materi kepada peserta penyuluhan.

Cek kesehatan gratis@KKN UMM for MalangTODAY.net

Setelah kegiatan penyuluhan selesai, dilanjutkan dengan pengecekan kesehatan bagi warga yang sudah mengikuti penyuluhan, pengecekan kesehatan meliputi cek tekanan darah, gula darah, dan asam urat. Kegiatan ini diharapkan agar para kader posyandu memahami serta lebih waspada terhadap potensi terjadinya dan membimbing masyarakat untuk menerapkan informasi yang di dapat dari penyuluhan stunting.

Pencegahan Pernikahan Dini

Selain itu, di hari yang sama mahasiswa KKN 131 Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan penyuluhan tentang “Pencegahan Pernikahan Dini” yang diberikan khusus kepada siswa-siswi MTs Al Ma’arif IX di Desa Gunungrejo.

Sama seperti sebelumnya, Divisi Kesehatan Lingkungan dan Divisi Sosial Budaya kembali berkolaborasi untuk mengadakan kegiatan ini. Penyampaian materi kali ini disampaikan sendiri oleh anggota Divisi Kesling dan Sosbud.

Disini para siswa sangat antusias menyimak ketika pemateri berbicara didepan, karena tema tentang pernikahan dini ini sangat penting untuk diberikan kepada remaja seusia mereka. Kegiatan ini merupakan serangkaian proker (program kerja) mahasiswa KKN 131 Universitas Muhammadiyah Malang untuk Desa Gunungrejo yang lebih sehat dan lebih baik.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.