Divisi kesehatan dan lingkungan KKN 126 menyerahkan pestisida nabati-organik kepada ketua GAPOKTAN Desa Slorok@Dok. KKN 126

MALANGTODAY.NET– Divisi Kesehatan dan Lingkungan Kelompok KKN 126 Universitas Muhammadiyah Malang beri pengadaan pestisida nabati atau organik kepada Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) di Desa Slorok, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang atas dasar kepedulian dan inisiatif Divisi Kesehatan dan Lingkungan akan pencemaran pestisida kimia.

Pengadaan pestisida nabati yang dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2019 ini diwakili oleh Bapak Kaspan selaku ketua GAPOKTAN Desa Slorok. Penyerahan pestisida nabati atau organik ini dilakukan di kediaman beliau.

Pengadaan pestisida nabati ini merupakan salah satu bentuk kepedulian akan lingkungan dan kesehatan akan penggunaan pestisida kimia. Dalam pelaksanaannya, tujuan dari pengadaan pestisida nabati ini yaitu untuk membantu kelompok tani di Desa Slorok dalam pengadaan pestisida nabati (organik) yang mampu membasmi hama tanaman pertanian secara alami. Selama ini, seperti yang sudah diketahui bahwa pestisida kimia memiliki banyak efek negatif bagi kesehatan maupun lingkungan.

Bentuk pestisida nabati-organik yang diolah oleh Kelompok KKN 126@Dok. KKN 126

Karena terbuat dari bahan yang belum tentu dapat diterima dengan baik oleh tubuh, pestisida kimia yang masuk kedalam tubuh dapat menyababkan kerusakan sel dan mengganggu fungsi organ dalam.

Dampak pestisida kimia

Penyakit-penyakit yang dapat dirasakan ketika teracuni pestisida kimia antara lain seperti iritasi mata, iritasi kulit, sakit kepala, mual, muntah, maupun sesak nafas.

“Bahkan dalam jangka panjang pestisida kimia beresiko dapat mengganggu organ reproduksi.”, ungkap Nila selaku anggota Divisi Kesehatan dan Lingkungan sekaligus Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.

Koordinator Desa KKN 126 menjelaskan prosedur pembuatan pestisida nabati kepada ketua GAPOKTAN desa Slorok@Dok. KKN 126

Sebelum dilakukan penyerahan pestisida nabati kepada GAPOKTAN Desa Slorok, Kelompok KKN 126 membuat pestisida nabati sendiri terlebih dahulu. Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan pestisida nabati yaitu daun pepaya, daun sirsak, sereh, bawang putih, dan putung rokok.

Untuk proses pembuatan pestisida nabati ini sendiri yaitu dengan cara mengaluskan seluruh dedaunan yang kemudian dimasukkan kedalam wadah lalu menambahkan air dan memberi putung rokok kedalam wadah bersama dengan dedauanan yang sudah halus tersebut. Seluruh campuran pestisida nabati kemudian disimpan dan didiamkan semalaman.

Pestisida yang telah dibuat selanjutnya diserahkan kepada ketua Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Desa Slorok, yaitu Bapak Kaspan yang nantinya akan diserahkan dan disalurkan kepada para anggota GAPOKTAN lainnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.