Kebijakan Lulus Tepat Waktu Bikin Mahasiswa UM Kalang Kabut
Salah satu sudut Kampus UM @malangtoday/istimewa

MALANGTODAY.NET – Universitas Negeri Malang (UM) mengeluarkan kebijakan anyar untuk tahun ajaran baru semester gasal 2017/2018. Surat Keputusan (SK) Rektor UM Nomor: 3.1.24/UN32/DT/2017 itu sontak membuat mahasiswa kalang kabut dan kebingungan.

 

SK tersebut dijelaskan bahwa mahasiswa diwajibkan lulus tepat waktu sesuai dengan masa studinya. Termasuk mahasiswa kadaluarsa yang sudah menempuh kuliah lebih dari jadwal studi. Apabila tidak, maka mahasiswa yang bersangkutan akan kehilangan hak studinya.

 

Menanggapi hal itu, beberapa mahasiswa masih bingung. Salah satunya diungkapkan mahasiswa S-2 Jurusan Pendidikan Sejarah, Ima Ria Fitria yang merasa belum paham betul dengan kebijakan yang dimaksud. Sehingga, dirinya dan beberapa teman masih mencoba mencari tahu lagi.

 

“Intinnya nggak boleh molor, tapi aku sama yang lain maksudnya belum paham. Apa maksimal S-1 kan14 semester nggak boleh mengajukan surat lagi apa di semerte delapannya,” katanya ketika kepada MalangTODAY.net, Senin (13/2).

 

Sementara itu, salah satu mahasiswa S1 Fakultas Ilmu Sosial yang tidak mau disebutkan namanya mengaku sangat kaget dengan kebijakan tersebut. Sebab angkatan tahun 2011 itu sekarang sudah melebihi batas masa studi dan skripsinya belum rampung.

 

“Baru dikasih tahu sama teman, dan sekarang langsung kalang kabut cari dosen pembimbing. Karena kemarin memang sempat ditinggal beberapa semester,” ceritanya.

 

Sedangkan dalam SK Rektor Universitas Negeri Malang nomor: 3.1.24/UN32/dt/2017 tentang penyelesaian studi bagi mahasiswa yang telah memasuki dan atau melampaui batas akhir masa studi di Universitas Negeri Malang disebutkan bahwa sesuai dengan Pasal 23 Pedoman Pendidikan UM 2015, masa studi mahasiswa UM adalah enam sampai 10 semester untuk Diploma III.

 

Kemudian Sarjana masukan non-SLTA dengan lama studi delapan sampai 14 semester, Pendidikan Profesi dua sampai tiga semester, program Magister tiga sampai delalapan semester, dan Doktor enam sampai 10 semester.

 

Sehingga diputuskan, mahasiswa Program Diploma III, Sarjana, Pendidikan Profesi, Magister, dan Doktor yang pada semester genap 2016-2017 telah berada pada semester terakhir atau telah melewati batas masa studi sesuai dengan Pasal 23 Pedoman Pendidikan UM 2015 wajib menyelesaikan studinya pada semester Genap 2016-2017.

 

Namun apabila tidak dapat menyelesaikan sesuai dengan ketentuan dalam SK tersebut, maka mahasiswa tersebut dinyatakan kehilangan hak studinya sebagai mahasiswa dan diberi surat keterangan pernah studi di Universitas Negeri Malang.

 

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

1 COMMENT

  1. Klise. Dari jaman aku kuliah juga katanya ada peraturan begini, tapi kenyataannya masih saja banyak yg blm lulus tapi juga masih bisa perpanjang kontrak belajar.

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here